Kelompok 3B di Cipatat Belum Terima MBG, Ini Penjelasan Ketua Satgas
![]() |
| Poto Ilustrasi |
KBB, Suara Pakta.Com-Kelompok 3B (balita, ibu hamil, ibu menyusui) di Cipatat belum merasakan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketua Satgas MBG KBB, Fauzan Azima, menjelaskan bahwa kondisi ini bukan karena program tidak menjangkau, melainkan karena proses pendataan ulang.
"Jadi nanti dicek lagi semua, yang belum yang mana saja," kata Fauzan, Sabtu 17 Januari 2026. "Jadi bukan tidak diberi tapi belum," ucapnya.
Sesuai Juknis 401.1 Tahun 2025, cakupan program MBG kini tidak hanya meliputi peserta didik dan kelompok 3B, tetapi juga pesantren serta anak usia sekolah yang tidak sekolah. Saat ini, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki batasan maksimal 2.000 peserta didik dan 500 penerima dari kelompok 3B.
Fauzan mengakui bahwa pelayanan SPPG saat ini belum optimal menyasar kelompok 3B, dan kondisi serupa tidak hanya terjadi di Cipatat, melainkan beberapa wilayah lain di KBB.
"Tapi yang jelas ke depan semuanya harus bisa menerima pelayanan MBG. Makanya perlu adanya kolaborasi semua pihak agar optimalisasi penerima manfaat lebih maksimal lagi termasuk 3B," tegasnya.
Fauzan menjelaskan bahwa penambahan dapur SPPG di KBB bakal didasarkan pada hasil kajian data yang akurat.
"Semua didata mulai dari peserta didik, 3B, pesantren dan lainnya, nanti akan dihitung apakah sesuai dengan jumlah SPPG yang ada," ujarnya.
Bagi yang belum menerima, bisa mengajukan melalui desa kemudian kecamatan dengan data yang konkret dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Jika kapasitas SPPG kurang, kita akan usulkan penambahan ke BGN berdasarkan data yang valid," pungkas Fauzan.(**)





Posting Komentar