Bhabinkamtibmas Cisarua Monitoring Rapat Warga Korban Longsor, 25 Rumah Masih Tunggu Penanganan
Rapat membahas nasib 25 rumah terdampak longsor yang masih menunggu penanganan pemerintah.
Kegiatan berlangsung di Kantor RW 06 mulai pukul 18.30 hingga 22.30 WIB. Musyawarah dipimpin Kepala Desa Kertawangi dan dihadiri Sekdes, Ketua BPD, Kepala Dusun 3, Ketua RW 06, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga korban longsor yang kini bertahan di kontrakan.
Aipda Iman Rahmanto mengatakan, dalam rapat, warga menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, warga memohon perhatian serius bagi mereka yang masih mengontrak sambil menunggu kepastian penanganan pasca bencana. Kedua, warga meminta penghijauan di titik longsor untuk menahan tanah dan meminimalkan risiko bencana susulan.
"Ketiga, warga berharap relokasi ke lokasi yang ekonominya memadai sesuai pendapatan masyarakat. Keempat, meminta pemerintah membangun atau merehab rumah yang masih layak huni dan aman dari bencana. Kelima, dukungan logistik bagi warga yang bertahan di tempat tinggal sementara," tutupnya.
Kapolsek Cisarua Kompol Asep Yadi Yogaswara, menyebut kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memastikan musyawarah berjalan aman serta menyerap aspirasi warga terdampak. Tidak ada hal menonjol selama kegiatan, situasi terpantau aman dan terkendali.
"Hasil rapat menekankan pentingnya koordinasi semua pihak dan menciptakan suasana harmonis dalam perencanaan ke depan. TNI-Polri bersama pemerintah desa akan terus memonitor perkembangan situasi, memastikan warga korban longsor mendapat perhatian dan solusi terbaik dari Pemkab Bandung Barat," pungkas Kompol Yogaswara. (Rustandi)






Posting Komentar