Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Mayor Zulmi Aditya Iskandar
Dalam suasana penuh kesedihan mendalam, pemakaman Zulmi Aditya Iskandar berlangsung lancar di tengah cuaca di sekitar TMP Cikutra yang cukup terik.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas gugurnya Zulmi yang kini berpangkat Mayor, saat menjalankan misi perdamaian bersama UNIFIL di Lebanon.
"Atas nama Tentara Nasional Indonesia (TNI), saya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI," ucapnya.
Almarhum kata Agus merupakan prajurit terbaik yang dimiliki oleh TNI, berdinas di Grup II Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI Angkatan Darat (AD).
Kehilangan Zulmi menurutnya merupakan sebuah pukulan berat mengingat prestasi yang diraih almarhum semasa bertugas menunjukkan sebagai prajurit terbaik.
"Dalam setiap pelaksanaan tugas selalu mendapatkan reward dari satuan. Atas reward tersebut, beliau diberangkatkan ke luar negeri dalam operasi perdamaian di Lebanon," ungkapnya.
Panglima juga memastikan seluruh hak almarhum akan diterima oleh pihak keluarga yang ditinggalkan, termasuk santunan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) senilai Rp1,2 miliar.
Santunan lain yang akan diterima keluarga almarhum Zulmi diantaranya santunan resiko kematian khusus Rp450 juta, asuransi, beasiswa untuk anak Rp30 juta per anak.
"Ada juga Dana Wasda TWP dari Angkatan Darat, santunan gugur dari perbankan, dan beberapa juga yang akan diberikan oleh Bapak Presiden," pungkasnya.
Dengan demikian, keluarga almarhum Zulmi Aditya Iskandar akan menerima total santunan yang cukup besar sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum. (Rustandi)






Posting Komentar