Pengamanan Ketat Polsek Cimahi Warnai Pembukaan Liga Jabar Istimewa di Stadion Sangkuriang
Turnamen yang diprakarsai PSSI Kota Cimahi ini mengusung visi “New Era, New Spirit, New Action”. Visi tersebut bukan sekadar jargon, melainkan komitmen untuk melakukan perubahan konkret bagi kemajuan sepak bola di Kota Cimahi. Hal itu disampaikan Ketua Harian PSSI Kota Cimahi H. Barkah Setiawan.
Pembukaan dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira, Sekjen PSSI Jawa Barat Mohammad Zaelani, Plt. Ketua Umum PSSI Jabar Vivin Cahyani, serta Kadisbudparpora Kota Cimahi Drs. Dani Bastian. Tampak pula para legenda Persib Bandung seperti Robi Darwis, Dede Iskandar, Fiator Ambarita, dan H. Uda yang turut memberi semangat kepada peserta.
Sebanyak 102 tim dari 30 SSB dan Akademi Bola se-Cimahi ambil bagian dalam turnamen ini. Rinciannya, Kelompok Usia 10 diikuti 28 tim, KU 12 sebanyak 36 tim, KU 14 berjumlah 28 tim, dan KU 19 diikuti 10 tim. Ribuan pemain muda siap unjuk kemampuan di ajang pembinaan sepak bola usia dini dan remaja Kota Cimahi.
Pengamanan dipimpin Kanit Samapta Polsek Cimahi AKP Budi Purwanto bersama Panit Intelkam Ipda C. Widodo, serta personel Aipda Rusmanto, Aipda Diki Andriana, dan Bripka Ardhi. Personel disebar di pintu masuk, tribun, hingga area parkir untuk mengantisipasi kerawanan dan memastikan kelancaran acara.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan menegaskan kehadiran polisi di tengah kegiatan olahraga masyarakat merupakan wujud pelayanan Polri untuk masyarakat.
"Sinergi dengan panitia dan suporter dijaga agar euforia pembukaan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas. Hingga laga perdana dimulai, situasi Stadion Sangkuriang terpantau aman, tertib, dan lancar," ujar Kompol Donny.
Dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, Polsek Cimahi siap mengawal seluruh rangkaian Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Cimahi.
"Kapolsek berharap, turnamen ini melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat sekaligus mempererat silaturahmi insan olahraga di Kota Cimahi," pungkas Kompol Donny. (Rustandi)









Posting Komentar