Wali Kota Cimahi Pantau TKA SD 2026, Tegaskan Tidak Ada Euforia Berlebihan Jelang Kelulusan
TKA tingkat SD di Kota Cimahi tahun 2026 dijadwalkan berlangsung 20 s.d. 23 April 2026 dan dilaksanakan bertahap dalam beberapa sesi. Dua lokasi yang dipantau langsung Wali Kota yakni SDN Cibabat Mandiri 5 dan SD IT Nur Ar-Rahman. Keduanya dipilih sebagai sampel untuk melihat langsung proses ujian dari sisi siswa, guru, hingga sarana prasarana.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota memantau pelaksanaan ujian, kesiapan siswa, hingga metode pengajaran yang telah diberikan oleh para guru.
“Hari ini kami mengecek langsung pelaksanaan TKA. Kami ingin memastikan anak-anak mengikuti proses seleksi dengan baik, termasuk melihat apakah ada kendala yang dihadapi,” ujar Ngatiyana saat monitoring di SDN Cibabat Mandiri 5.
Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan TKA di SDN Cibabat Mandiri 5 dan SD IT Nur Ar-Rahman berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ngatiyana menyebut para siswa mampu mengikuti ujian dengan baik. Hal ini menunjukkan materi pembelajaran yang diberikan selama ini dapat diterima secara optimal oleh peserta didik.
“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan tidak ditemukan kesulitan yang berarti. Artinya, materi yang disampaikan guru dapat dipahami dan tersampaikan dengan baik kepada siswa,” katanya.
Ngatiyana mengapresiasi kerja keras guru yang telah menyiapkan siswa menghadapi TKA melalui pembelajaran intensif dan try out sebelumnya.
Dari sisi sarana dan prasarana, Pemkot Cimahi memastikan fasilitas pendukung pelaksanaan TKA dalam kondisi memadai. Di SDN Cibabat Mandiri 5, seluruh kebutuhan pelaksanaan ujian dinilai telah terpenuhi, mulai dari ruang ujian yang nyaman, perangkat pendukung, hingga kesiapan tenaga pendidik yang bertugas sebagai pengawas.
“Fasilitas di sini lengkap, guru-guru juga siap. Pelaksanaan TKA dilakukan dalam beberapa sesi dan semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Ngatiyana.
Ia menilai sistem sesi efektif menjaga kualitas pelaksanaan sekaligus menghindari penumpukan peserta yang dapat mengganggu konsentrasi siswa saat mengerjakan soal," tambah Ngatiyana.
Selain memastikan kesiapan akademik siswa, Wali Kota juga memberikan perhatian pada aspek keselamatan dan keamanan peserta didik, khususnya menjelang kelulusan. Ia mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk tidak menggelar kegiatan euforia berlebihan yang berpotensi menimbulkan risiko di luar kendali.
“Saya tekankan kepada para guru dan orang tua, setelah anak-anak menyelesaikan pendidikan di SD dan akan melanjutkan ke SMP, tidak perlu ada euforia berlebihan atau kegiatan rekreasi ke luar daerah. Cukup dilaksanakan di lingkungan sekolah masing-masing,” tegasnya.
Menurutnya, pembatasan aktivitas penting untuk meminimalisasi risiko dan menjaga keamanan siswa selama masa transisi pendidikan.
"Melalui monitoring ini, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya menjaga mutu pendidikan serta memastikan setiap tahapan evaluasi berjalan transparan dan akuntabel," tegas Ngatiyana.
Pemerintah kota akan terus melakukan pemantauan di sekolah-sekolah lain guna memastikan standar pelaksanaan TKA terpenuhi secara merata di seluruh wilayah.
Dengan pelaksanaan yang tertib, dukungan sarana prasarana memadai, serta kesiapan siswa dan tenaga pendidik, Pemkot Cimahi optimistis TKA tahun ini dapat berjalan sukses.
"Hasil TKA diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP serta menjadi tolok ukur kualitas pembelajaran di Kota Cimahi," tutup Ngatiyana. (Rustandi)







Posting Komentar