Cegah Beredarnya Uang Palsu, Polsek Cimahi Monitoring Minimarket dan Edukasi Kasir Agar Lebih Teliti
Kegiatan dipimpin Kanit Samapta bersama Bhabinkamtibmas menyasar minimarket 24 jam, toko kelontong, dan pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polsek Cimahi. Lokasi yang ramai transaksi tunai jadi prioritas karena rawan dimanfaatkan pelaku pengedar uang palsu saat kasir lengah.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan, mengatakan, monitoring ini bentuk antisipasi karena banyak kasus uang palsu beredar di tempat perbelanjaan.
"Pelaku biasanya belanja di jam sibuk atau malam hari. Mereka manfaatkan kasir yang buru-buru. Makanya kami turun langsung kasih edukasi," tegasnya.
Di lapangan, personel berdialog dengan karyawan dan kasir. Himbauan disampaikan agar selalu teliti saat menerima uang, terutama pecahan Rp50.000 dan Rp100.000.
"Metode 3D dipraktikkan bersama: Dilihat, Diraba, Diterawang. Kasir juga diminta gunakan lampu UV bila tersedia dan jangan ragu menolak uang yang mencurigakan," pesan kapolsek.
Selain soal uang palsu, petugas mengingatkan kasir waspada aksi hipnotis, penipuan uang kembalian, dan pengutil. Karyawan diminta segera tekan tombol panic button atau hubungi Polsek bila menemukan gerak-gerik mencurigakan. CCTV juga dicek agar mengarah ke meja kasir dan pintu masuk," tambah Kapolsek.
Kompol Donny Irawan menambahkan, monitoring pusat perbelanjaan akan rutin dilakukan terutama jelang tanggal muda dan hari besar.
"Teliti sebelum menerima, laporkan bila curiga. Keamanan ekonomi warga juga tanggung jawab kami. Untuk Anda Kami Ada. Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas," tutup Kapolsek.
Para kasir mengaku terbantu dengan monitoring ini, kadang kalau rame suka khilaf Pak.
"Dengan diingetin begini jadi lebih hati-hati. Kita juga takut rugi kalau dapat uang palsu," ujar salah satu kasir minimarket di Jalan Gandawijaya. (Rustandi)





Posting Komentar