Cegah Kericuhan, Polsek Cipatat Siagakan Pengamanan Nobar BOTUNA di SMA Al-Muthariyah
Kapolsek Cipatat AKP DMS Andriani Sapin mengatakan bahwa, berdasarkan laporan informasi Nomor LI/114/V/2026/INTELKAM, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kelompok Bobotoh Tua Nakal atau (BOTUNA) Cipatat dengan penanggung jawab Helmi Saputra. Panitia memprediksi sekitar 200 bobotoh dari wilayah Cipatat dan sekitarnya akan hadir dalam acara tersebut.
Kapolsek menyatakan, pihaknya telah memetakan potensi kerawanan yang bisa muncul selama kegiatan berlangsung. Fokus utama ada pada kelancaran lalu lintas, potensi konsumsi miras, dan penggunaan flare atau petasan di area sekolah.
“Penggunaan fasilitas pendidikan harus ada izin tertulis dari pihak sekolah. Kami tegaskan, tidak boleh ada pengrusakan inventaris, vandalisme, maupun konsumsi miras yang melanggar instruksi pimpinan,” ujar AKP Andriani Sapin.
Kapolsek menambahkan, potensi gangguan lalu lintas di Jalan Stasiun Rajamandala juga menjadi perhatian. Parkir kendaraan roda dua yang tidak tertib berpotensi menyumbat akses jalan dan mengganggu aktivitas warga sekitar.
"Untuk mengantisipasi euforia berlebihan, Polsek Cipatat telah menyiapkan skenario pengamanan. Personel Samapta dan Lantas akan ditempatkan di gerbang sekolah dan persimpangan untuk melakukan gatur lalin serta mencegah pertemuan suporter dengan kelompok pemuda lain yang rawan gesekan," ujar AKP Andriani.
Unit Intelkam juga melakukan penggalangan terhadap panitia agar membuat surat pernyataan bersama. Isinya mencakup larangan membawa sajam, miras, flare, serta kesanggupan membubarkan massa secara tertib setelah pertandingan selesai.
AKP Andriani Sapin menegaskan, Bhabinkamtibmas Desa Mandalasari akan berkoordinasi dengan aparat desa, RT, RW, dan Linmas untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami ingin acara berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas menjadi pegangan kami dalam pengamanan ini,” tutupnya. (Rustandi)





Posting Komentar