Ops Jajaran Lodaya: Anggota Polsek Lembang Sambang Warga yang Masih di Luar Malam Hari
Sambang dilakukan personel patroli ke titik-titik keramaian, warung kopi, pangkalan ojek, dan SPBU. Warga yang masih nongkrong hingga larut malam disambangi langsung untuk diajak dialog humanis. Petugas menyampaikan imbauan agar segera pulang dan beristirahat demi keselamatan diri.
Dalam kesempatan itu anggota memberikan pengertian terkait Operasi Jajaran Lodaya. Operasi ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif. Tujuannya menekan angka Curas, Curat, Curanmor, serta aksi berandalan bermotor yang rawan terjadi saat malam hingga dini hari.
"Point penting disampaikan petugas ke warga. Pertama, kejahatan paling sering terjadi karena ada kesempatan, jadi jangan beri celah dengan parkir motor tanpa kunci ganda. Kedua, hindari berkumpul di tempat sepi saat larut malam karena rawan jadi target kejahatan jalanan. Ketiga, kalau melihat orang mencurigakan, segera hubungi Polsek Lembang," kata Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda.
Respons warga cukup positif. Mereka memahami maksud patroli sambang dan berjanji ikut menjaga keamanan lingkungan. Beberapa tukang ojek juga sepakat saling mengingatkan sesama rekan agar tidak mangkal terlalu malam di jalur rawan.
"Kapolsek menegaskan sambang dialogis adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Lewat Operasi Lodaya kami ingin warga paham bahwa keamanan itu tanggung jawab bersama. Polisi patroli, warga juga waspada,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau warga Lembang segera pulang sebelum tengah malam jika tidak ada keperluan mendesak. Simpan kendaraan di tempat aman, gunakan kunci pengaman, dan aktifkan ronda malam. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas untuk Lembang yang aman dan nyaman. (Rustandi)






Posting Komentar