Polsek Cipeundeuy Kembali Monitoring 11 Dapur SPPG Salurkan 25 Ribu Porsi MBG
Monitoring bertujuan memastikan standar higienitas, kualitas bahan baku,* dan prosedur pengolahan di dapur SPPG berjalan sesuai ketentuan. Polisi juga memverifikasi kelancaran distribusi dari dapur hingga ke tangan siswa, guru, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai penerima manfaat," ujar AKP Suandi.
"Sebanyak 11 dapur SPPG dipantau. SPPG Ciharashas menyalurkan 3.245 porsi ke 16 sekolah, ponpes, guru, dan 16 posyandu dengan menu lontong, sate ayam, hingga buah. SPPG Cipeundeuy membagikan 2.488 porsi berupa roti, telur, sayur, dan susu. SPPG Bojongmekar menjadi penyalur terbanyak dengan 3.334 porsi ke 19 sekolah dan posyandu," beber AKP Suandi.
Dapur lain seperti SPPG Ciroyom 2.936 porsi, Ciroyom 2 sebanyak 2.714 porsi, Nanggeleng 3.056 porsi, Nyenang 2.278 porsi, Margaluyu 1.571 porsi, Sirnaraja 1.171 porsi, dan Cipeundeuy 3 sebanyak 1.351 porsi juga diawasi ketat. Sementara SPPG Sirnagalih 1.746 porsi sementara berhenti operasi 11-22 Mei 2026," tambah Kapolsek.
Setiap dapur SPPG dilengkapi struktur lengkap mulai kepala dapur, ahli gizi, akuntan, asisten lapangan, hingga petugas pengolahan, pemorsian, keamanan, dan distribusi. Teknis pembagian dilakukan langsung ke sekolah dan posyandu untuk memastikan makanan diterima dalam kondisi layak.
"AKP Suandi menyebut total sasaran MBG di Cipeundeuy mencapai lebih dari 25 ribu porsi per hari. Dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kami pastikan MBG tepat gizi, tepat sasaran, dan higienis. Situasi selama monitoring aman kondusif, tidak ada kendala distribusi,” pungkasnya. (Rustandi)






Posting Komentar