Sasar PKL dan Juru Parkir, Binmas Cimahi: Teliti Terima Uang, Tolak Palsu Jangan Sampai Lolos
Aiptu Ali duduk bersama pedagang sambil ngobrol santai. Himbauan utama yang ia ulang adalah waspada uang palsu. "Bapak Ibu jualan untungnya tipis. Kalau dapat uang palsu Rp50.000, bisa hilang modal seharian. Makanya harus dicek satu-satu," katanya kepada PKL.
"Kepada pedagang, Aiptu Ali menekankan ulang cara cepat kenali uang palsu: Dilihat warnanya, Diraba tekstur kasar di gambar utama, Diterawang ada tanda air dan benang pengaman. Kalau ragu, bandingkan dengan uang di dompet sendiri. Yang palsu biasanya lebih kusam dan tidak ada tanda timbul," jelasnya.
Petugas parkir juga diberi pesan khusus. Aiptu Ali mengingatkan, pelaku uang palsu sering bayar parkir Rp2.000 pakai Rp50.000 palsu saat situasi ramai.
"Jangan karena mau cepat, uang palsu lolos. Teliti dulu sebelum kasih kembalian. Kalau nemu, tahan orangnya baik-baik dan hubungi kami," tegasnya ke juru parkir.
Kapolsek Cipuendey AKP Suandi menyatakan, Para PKL dan juru parkir berterima kasih karena himbauan uang palsu terus diulang. Kita ini sering jadi korban Pak. Niat jualan malah buntung. Dengan sering diingetin jadi hafal.
"Ia menambahkan, peredaran uang palsu bisa ditekan kalau semua teliti. Uang palsu itu kejahatan. Jangan takut nolak kalau ragu. Lebih baik ribut di awal daripada rugi di akhir. Laporkan ke kami, biar kami tindak," pesannya. (Rustandi)






Posting Komentar