Wali Kota Cimahi Ngatiyana: ASN Harus Jadi Teladan Cegah Kekerasan di Lingkungan Kerja
Dalam wawancaranya, Ngatiyana menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan kerja.
“Jangan sampai ada kekerasan, baik antara ASN dengan ASN, ASN dengan keluarga, maupun ASN dengan masyarakat,” tegasnya saat ditemui awak media.
Ngatiyana menekankan bahwa kekompakan dan kebersamaan antar ASN menjadi modal utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Menurutnya, jika sesama pegawai tidak harmonis, maka dampaknya langsung dirasakan masyarakat yang menerima pelayanan.
"Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan kekerasan memiliki konsekuensi hukum dan sanksi disiplin ASN. “Kalau sudah masuk ke ranah pidana, maka karier dan nama baik ASN yang bersangkutan akan tercoreng. Ini yang harus kita cegah bersama,” ujarnya.
Wali Kota meminta seluruh ASN untuk mampu mengendalikan emosi dan hawa nafsu dalam bekerja. Ia menyebut pengendalian diri adalah bentuk profesionalisme yang harus dimiliki setiap aparatur negara agar tidak mudah tersulut konflik kecil di lingkungan kerja.
"Selain itu, ia mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk menjadikan nilai saling menghormati sebagai budaya kerja. Menurutnya, lingkungan kerja yang rukun akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, produktif, dan bebas dari tekanan psikologis," ajak Ngatiyana.
Ngatiyana berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan ditindaklanjuti di setiap unit kerja. Ia meminta para kepala OPD untuk menjadi contoh dan pengawas agar nilai-nilai pencegahan kekerasan benar-benar diterapkan dalam keseharian ASN.
"Ngatiyana berpesan agar seluruh ASN Kota Cimahi menjaga nama baik institusi dan melayani masyarakat dengan hati yang bersih. “Mari kita jaga kekompakan, hindari kekerasan, dan jadikan ASN Cimahi sebagai contoh pelayanan yang profesional dan beradab,” pesannya. (Rustandi)







Posting Komentar