Kotabaru Jadi Tuan Rumah Kejurnas Gantolle dan Pembukaan IPAC 2026
Hadir langsung Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S. selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan Fasida Kalsel. Kehadirannya menegaskan dukungan TNI AU terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga paralayang dan gantolle di Kalsel.
Turut hadir pada rangkaian kegiatan ini, Sespusterau, Kolonel Adm Nurul Ardiyanto, Dirbin Ordirga, Kolonel Tek Sunu Eko Prasetyo, Dirbin Sumda, Kolonel Pom Tomy, Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suanti, para unsur Forkopimda Kotabaru, Kadister Lanud Sjamsudin Noor, Letkol Lek Dwi Aquaristanto B.S., S.Sos., Danposau Kotabaru, Letda Sus Tri Nurmansyah, serta para atlit dan official beserta para pecinta olahraga dirgantara dari berbagai provinsi di Indonesia bahkan mancanegara.
Bupati Kotabaru dalam sambutan yang dibacakan Wabup Syairi Mukhlis menyebut event ini momentum strategis.
“Ini ajang memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru ke dunia. Semangat sportivitas dan persahabatan para peserta jadi magnet pariwisata, kotabaru dinilai memiliki venue paralayang dan gantolle bertaraf nasional hingga internasional, katanya.
Senada disampaikan Kapusterau selaku Sekjen PB FASI, Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, S.E., M.M. Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya kompetisi bergengsi, tapi juga sarana mempererat persahabatan dan sportivitas. Harapannya lahir atlet paralayang dan gantolle yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Ketua Fasida Kalsel Kolonel Pnb Hilman Ambarita menambahkan, kejuaraan ini bagian dari proses pembinaan atlet daerah.
“Selain menguji kemampuan, event ini juga memasyarakatkan olahraga dirgantara dan memotivasi atlet untuk naik ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, FASI menyerahkan Brevet Kehormatan serta sertifikasi venue paralayang dan gantolle Kabupaten Kotabaru. Sertifikasi ini menjadi pengakuan atas kualitas dan kelayakan venue Sai’jaan Landing Area sebagai arena bertaraf internasional.
Sebelum pembukaan, panitia juga menggelar aksi lingkungan dengan menanam pohon di kawasan Bukit Mamake. Langkah ini jadi simbol kepedulian terhadap kelestarian alam di lokasi wisata dirgantara.
Dengan terselenggaranya Kejurnas dan IPAC 2026, Kotabaru diharapkan muncul sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia. Event ini diyakini mampu menumbuhkan bibit atlet baru sekaligus mendongkrak citra Kotabaru di sektor wisata dan olahraga kedirgantaraan. [Pen Lanud Sjamsudin Noor]







Posting Komentar