Polisi beri pemahaman operasi jaran lodaya 2026 kepada tukang parkir saat sambang
Dari pantauan media terlihat anggota kepolisian berbincang dengan tukang parkir yang menggunakan rompi oranye. Mereka berfoto bersama di area parkir depan minimarket, lokasi yang rawan terhadap pencurian kendaraan bermotor.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya mengatakan, Operasi Jaran Lodaya 2026 merupakan operasi kepolisian yang fokus pada pemberantasan pencurian kendaraan bermotor roda dua. Operasi ini digelar serentak untuk menekan gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat.
"Dalam sambangnya, polisi mengingatkan tukang parkir agar lebih waspada terhadap modus pelaku curanmor. Tukang parkir diminta aktif mencatat kendaraan, menghafal ciri pengunjung, dan segera melapor jika ada yang mencurigakan," kata Kapolsek.
Kapolsek menegaskan peran tukang parkir sangat vital. Mereka garda terdepan di area parkir. Jika bekerja sama dengan polisi, potensi curanmor bisa ditekan sejak dini,” katanya.
"Selain itu, tukang parkir juga diimbau tidak memarkir kendaraan sembarangan. Pengunjung diingatkan untuk mengunci stang, menggunakan kunci ganda, dan tidak meninggalkan kunci di kendaraan," pesan AKP Deden Indrajaya.
Dialog berlangsung santai dan humanis. Tukang parkir menyambut baik imbauan polisi dan siap bersinergi menjaga keamanan area parkir tempatnya bekerja.
Dengan sambang ini, diharapkan tercipta kemitraan yang kuat antara Polri dan masyarakat. Area parkir minimarket dan pusat keramaian lain bisa lebih aman dari incaran pelaku curanmor.
"Polres Cimahi melalui Polsek jajaran berkomitmen terus menggelar Operasi Jaran Lodaya 2026. Melalui sambang, polisi berharap kesadaran masyarakat meningkat sehingga wilayah tetap aman dan kondusif," tandas AKP Deden Indrajaya. (Rustandi)




Posting Komentar