Polsek Cipatat Amankan 4 SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Kegiatan dilakukan hari Kamis 11 Juni 2026 mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai pada jam sibuk masyarakat. Empat SPBU yang dipantau adalah SPBU 34.40514, SPBU 34.40529, SPBU 34.40523, dan SPBU 34.40501 yang beroperasi di jalur arteri Bandung-Cianjur.
Kapolsek Cipatat AKP DMS Andriani Sapin mengatakan bahwa, kenaikan harga BBM non-subsidi berpotensi memicu kepanikan publik dan migrasi konsumen ke BBM subsidi.
"Untuk antisipasi, Unit Intelkam Polsek Cipatat melakukan monitoring terselubung memastikan harga baru sudah update di totem dan dispenser. Sementara Samapta dan Lantas melakukan pengamanan terbuka agar antrean tidak mengganggu arus lalu lintas,"ujarannya.
Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM subsidi Pertalite dan Biosolar di seluruh SPBU aman, stabil, dan mencukupi. Antrean kendaraan roda dua dan angkutan umum berhasil dikanalisasi di dalam area SPBU sehingga jalur nasional tetap lancar tanpa hambatan berarti.
"Personel juga mengantisipasi praktik spekulasi seperti pembelian BBM subsidi menggunakan jerigen ilegal atau kendaraan modifikasi. Pengawas SPBU digalang agar konsisten menolak modus tersebut. Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi humanis kepada warga agar tidak panic buying karena stok aman," tambah Kapolsek.
Kapolsek berpesan kepada masyarakat harga Pertalite dan Biosolar tidak berubah, Stok dijamin cukup. Jangan antre berlebihan atau menimbun BBM.
"Laporkan ke Polsek jika ada SPBU yang menolak melayani, menaikkan harga subsidi, atau melayani jerigen ilegal. Kita jaga bersama distribusi BBM tetap adil,” tegasnya. (Rustandi)





Posting Komentar