Polsek Cipeundeuy Hadiri Rembug Stunting di Desa Sirnagalih
Rembug stunting adalah forum koordinasi untuk menyusun rencana aksi konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Polri hadir untuk memastikan program berjalan aman, tepat sasaran, dan tidak disalahgunakan.
Stunting berdampak jangka panjang pada kualitas SDM. Melalui rembug, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan Polri menyamakan data anak berisiko, mengalokasikan anggaran, serta merancang intervensi seperti pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi.
Hadir dalam kegiatan Kepala Desa Sirnagalih Toha Solihin, tim kesehatan Puskesmas Cirata, Kasi PMD Kecamatan Cipeundeuy Dedi Rosadi, Ketua BPD beserta anggota, Ketua MUI Ust Irfan, seluruh kader, perwakilan RT RW, Babinsa Sertu Eden Saepudin, dan tim pendamping desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas memperkuat pengawasan dan sinergi lintas sektor.
Hasil rapat menghasilkan komitmen bersama untuk percepatan penurunan angka stunting melalui pendataan akurat, pembinaan keluarga berisiko, dan pengawasan bantuan gizi. Kolaborasi TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.
Kapolsek Cipeundeuy AKP Suandi melalui Bhabinkamtibmas berpesan kepada warga, Orang tua wajib penuhi gizi anak sejak 1000 hari pertama kehidupan. Rutin ke posyandu, konsumsi makanan bergizi seimbang, jaga kebersihan. Jika ada keluarga miskin dengan anak stunting, segera laporkan ke desa atau Bhabinkamtibmas agar dapat bantuan,” pesannya.
"Kegiatan rembug berlangsung lancar dan situasi aman kondusif. Polsek Cipeundeuy siap mengawal setiap program pemerintah yang menyentuh langsung kesehatan generasi penerus," tandasnya. (Rustandi)






Posting Komentar