Lahan perbukitan di Gunung Tanjung Cipatat terbakar, diduga karena cuaca kemarau
Dari Pantauan kami, lahan yang terbakar berupa ilalang kering dan rumpun bambu dengan luas area yang terdampak sekitar 100 meter persegi. Lokasinya berada di area puncak Gunung Tanjung.
Menerima laporan, Bhabinkamtibmas langsung berkoordinasi dengan Polsek Cipatat. Petugas kemudian menghubungi pemadam kebakaran untuk penanganan di lokasi.
Kapolsek Cipatat kompol DMS Andriani Sapin mengatakan bahwa,menurut saksi Tarlan, wiraswasta asal Kp. Karangmulya Desa Citatah, dan Dadan, 43 tahun, Ketua RW 012 Kp. Mekarwangi, melihat api sudah membesar dari area puncak bukit. Keduanya kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Gunung Masigit.
"Lahan yang terbakar diketahui milik Sdr. H. Dadeng, 50 tahun, wiraswasta, beralamat di lokasi kejadian. Penyebab kebakaran diduga akibat kemarau berkepanjangan sehingga ilalang dan bambu mudah terbakar," kata Kapolsek.
Satu unit mobil pemadam dikerahkan dan api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam kemudian. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam kejadian ini.
Tindakan yang dilakukan Polsek Cipatat: menerima laporan, mengecek TKP, meminta keterangan saksi-saksi, dokumentasi, dan melaporkan kepada pimpinan. Turut hadir Kapolsek, Pawas, Panit Intel, Panit Reskrim, dan Bhabinkamtibmas.
"Kapolsek Cipatat Kompol D.M.S. Andriani mengimbau warga agar tidak membakar lahan sembarangan di musim kemarau. Situasi pasca kejadian dinyatakan aman dan kondusif," tandas tandasnya. (Rustandi)






Posting Komentar