Percepat Pemulihan Pascabencana, Letjen Richard Tampubolon Groundbreaking 1.133 Huntap di Padang Sidimpuan
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Marsda TNI M. Nurdin, Deputi IV Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman Kemen PKP Syamsiar Nurhayadi, S.T., M.M., serta Direktur Pembangunan Jembatan Kemen PU Gatot Sukmara, S.T., M.T. Hadir pula Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Masryani Mansyur, S.E., M.M. dan Direktur Penanganan Darurat Wilayah III BNPB Nelwan Harahap, S.P., M.Tr.A.P.
Rombongan take off dari Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Boeing A7304 TNI AU menuju Bandara Silangit, Tapanuli Utara. Perjalanan dilanjutkan ke Helipad Lapangan Yonif 123/Rajawali sebelum menuju lokasi groundbreaking pembangunan hunian tetap di eks lahan PTPN IV Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padang Sidimpuan Tenggara.
Letjen Richard menjelaskan kawasan Huntap dibangun di Desa Pal IV Pijorkoling dan Huta Koje Pijorkoling di atas lahan 27 hektare. Rinciannya, 15 hektare untuk rumah, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan, serta 4,5 hektare ruang terbuka hijau. Sesuai rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi, kawasan ini dirancang menampung 1.133 unit Huntap.
"Semula pembangunan massal dijadwalkan 2027, namun dipercepat menjadi 2026 atas permohonan Pemkot Padang Sidimpuan dan dukungan lintas pihak. “Keberhasilan ini bukti nyata sinergi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Letjen Richard. Sebagai tahap awal, 200 unit akan dibangun tahun ini, terdiri dari 100 unit dukungan Pemprov Sumut dan 100 unit dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia," ujarnya.
Pembangunan Huntap merupakan tindak lanjut arahan Presiden dan Kasatgas PRR Pascabencana. Dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan.
"Letjen Richard berharap seluruh proses berjalan lancar melalui kolaborasi kementerian, pemda, TNI, Polri, dunia usaha, serta masyarakat," harapnya.
Usai dari Padang Sidimpuan, rombongan bergerak ke Helipad PTPN IV Batang Toru, Tapanuli Selatan. Di Desa Hapesongan, Letjen Richard meninjau Huntara dan lokasi Huntap untuk 214 KK asal Desa Simatohir dan Desa Panobasan Lombang. Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada calon penghuni. Kunjungan dilanjutkan dengan meninjau Jembatan Garoga.
Di Tapanuli Selatan, kawasan Huntap akan dibangun di atas lahan 5 hektare dengan kapasitas 227 unit oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Progres lapangan menunjukkan Blok A telah rampung pematangan lahan dan siap konstruksi fisik, sementara Blok C masih dalam tahap percepatan. Letjen Richard menekankan pentingnya kualitas, keamanan, dan ketahanan hunian terhadap risiko bencana.
"Ia juga meminta Pemkab Tapanuli Selatan bersama kementerian dan lembaga mengintegrasikan program pemberdayaan masyarakat. Mulai dari sarana prasarana, ekonomi, peningkatan keterampilan, hingga penciptaan lapangan usaha harus disiapkan. Tujuannya agar kawasan Huntap Hapesong tumbuh menjadi permukiman mandiri, produktif, dan sejahtera bagi warga terdampak bencana. (**)






Posting Komentar