Polsek Batujajar Panen 20 Ton Jagung Hybrida, Dukung Swasembada Pangan 2026
Panen dipimpin langsung Kapolsek Batujajar Kompol Asep Saepuloh bersama Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Saguling, dan Kelompok Tani Putra Tani Mekar. Total 80 anggota poktan ikut terlibat mengelola lahan non LBS milik Perhutani tersebut.
Kompol Asep Saepuloh memaparkan lahan yang ditanami seluas 4 hektare dari potensi 10 hektare. Penanaman menggunakan bibit jagung jenis Maksi 30 kg pada 1 Maret 2026. Setelah 4 bulan, hasil panen kuartal I ini mencapai 20 ton.
"Untuk perawatan, poktan menggunakan pupuk urea 2 ton, poska 2 ton, dan HGI 2 kuintal. Alat pertanian yang digunakan masih manual seperti cangkul dan pompa obat. Poktan mengaku masih membutuhkan pompa air untuk mengoptimalkan pengairan," ujar Kompol Asep Saepuloh.
Kompol Asep Saepuloh menegaskan Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam ketahanan pangan. Sinergi Polsek dengan poktan diharapkan mampu memaksimalkan lahan tidur menjadi produktif.
Hasil panen saat ini disimpan di halaman rumah warga sambil menunggu proses distribusi. Ke depan, Polsek Batujajar akan terus mendorong perluasan lahan tanam dan pendampingan teknis bagi petani.
"Kegiatan berjalan aman dan lancar dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, Polsek Batujajar berkomitmen mengawal program swasembada pangan nasional hingga ke tingkat desa," tandas Kompol Asep Saepuloh. (Rustandi)






Posting Komentar