Pria Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Pinggir Tol Cigugur Tengah
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat membenarkan, korban diketahui bernama Bayu Kusumadewa,(21) berstatus pelajar/mahasiswa, warga Kampung Bojong Koneng RT 03 RW 06 Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
"Lebih lanjut Iptu Gofur mengatakan Korban ditemukan pertama kali oleh warga dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang poliester warna putih," ucapnya.
Menurut saksi yang inisial N warga Kebon Kelapa Cigugur Tengah, mendapat informasi dari orang yang melintas bahwa ada seseorang tergantung di pinggir tol.
"Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak kelurahan dan diterima oleh saksi kedua, Dian Kurnia, 31 tahun, buruh harian lepas," tutur Iptu Gofur.
Kedua saksi lalu mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung. Saksi 2 segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Cigugur Tengah, Aiptu Rohendi. Laporan itu diteruskan ke Piket Terpadu Polsek Cimahi.
Personel gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim, Sabhara, dan Bhabinkamtibmas Polsek Cimahi langsung mendatangi TKP. TKP diamankan dan dilakukan olah TKP awal oleh tim Inafis Polres Cimahi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban.
Iptu Gofur memaparkan, jajaran Polsek Cimahi yang turut hadir di TKP bersama Pawas Polsek, Pawas Polres, Kanit Reskrim Polsek, Piket Reskrim Polres, Piket Inafis, serta Piket Patroli Polres dan Polsek Cimahi memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur.
"Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Hasan Sadikin Bandung menggunakan ambulans PMI Kota Cimahi untuk keperluan visum," beber Iptu Gofur.
Tindakan kepolisian yang telah dilakukan meliputi mendatangi dan mengamankan TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengevakuasi korban. Polisi masih mendalami motif dan latar belakang kejadian sambil menunggu hasil visum dokter forensik.
"Iptu Gofur mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau video korban demi menghormati keluarga dan menjaga etika. Apabila ada warga yang mengalami tekanan berat atau depresi, silakan segera hubungi keluarga, tokoh agama, atau layanan konseling. Jangan ambil jalan pintas,” pungkasnya. (Rustandi)




Posting Komentar