Urai Kemacetan Pagi, Unit Lantas Polsek Cisarua Gelar Gatur di 5 Titik Rawan Kolonel Masturi
Gatur pagi ini menyasar lima pos penggal jalan yang menjadi titik simpul kemacetan. Lima pos tersebut meliputi Pos Pertigaan Paratag, Pos Pertigaan SPN Cisarua, Pos Pertigaan Komando/Dusun Bambu, Pos Pertigaan UNAI, dan Pos Simpang Patrol. Personel disebar untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa tujuannya adalah mengurai kepadatan arus kendaraan saat aktivitas masyarakat meningkat pada pagi hari.
“Jam 06.30 sampai 08.00 WIB adalah waktu krusial karena bersamaan jam berangkat kerja, sekolah, dan aktivitas pasar,” tegasnya.
Menurut Kompol Iwan, Jalur Kolonel Masturi merupakan akses vital yang menghubungkan Lembang, Cisarua, hingga Parongpong dan Kota Bandung. Volume kendaraan yang tinggi dari arah wisata maupun pemukiman kerap menimbulkan perlambatan arus, terutama di persimpangan.
"Kapolsek menambahkan, selain mengatur arus, personel juga membantu penyeberangan anak sekolah dan warga. Kehadiran polisi di lapangan sekaligus untuk mencegah pelanggaran lalu lintas yang dapat memicu kecelakaan.
Kompol Iwan Setiawan juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan.
“Patuhi rambu, gunakan helm SNI, jangan lawan arus, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru,” pesannya.
Kapolsek berharap dengan kehadiran personel di titik rawan setiap pagi, angka kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Cisarua dapat ditekan. Ia juga meminta masyarakat tidak parkir sembarangan di badan jalan yang dapat mempersempit lajur kendaraan.
Secara keseluruhan, kegiatan pengaturan arus lalu lintas pagi hari oleh Unit Lantas Polsek Cisarua berjalan aman dan lancar. Arus kendaraan di Jalur Kolonel Masturi terpantau ramai namun tetap terkendali.
“Polsek Cisarua berkomitmen hadir memberi pelayanan terbaik demi Kamseltibcar Lantas,” pungkas Kompol Iwan Setiawan. (Rustandi)






Posting Komentar