Ketua RW Diajak Jadi Garda Kamtibmas, Polisi Tekankan Bahaya Knalpot Brong di Tegalluar
Kegiatan sambang yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut menjadi momentum bagi kepolisian untuk menggali informasi sekaligus membangun komunikasi dengan unsur masyarakat yang paling dekat dengan warga. Ketua RW dinilai memiliki peran penting dalam mendeteksi persoalan yang berkembang di lingkungannya.
Dalam pertemuan tersebut, Aipda Danang menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak Ketua RW dan warga memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Setiap persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban diharapkan dapat segera dikomunikasikan agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
"Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun persoalan sosial yang membutuhkan penanganan. Komunikasi cepat antara warga, Ketua RW dan Bhabinkamtibmas dinilai menjadi salah satu kunci deteksi dini," kata Bhabinkamtibmas.
Selain persoalan keamanan lingkungan, penggunaan knalpot brong turut menjadi perhatian. Petugas mengingatkan bahwa suara kendaraan yang terlalu bising dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga, khususnya di kawasan permukiman.
'Aipda Danang mengimbau pemilik kendaraan yang masih menggunakan knalpot brong agar segera menggantinya dengan knalpot standar sesuai ketentuan. Langkah tersebut bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap kenyamanan masyarakat lainnya," ujarnya.
Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia, S.I.P., CBA., CPHR., atas arahan Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., terus mendorong personel Bhabinkamtibmas meningkatkan kegiatan sambang dan dialog. Pendekatan langsung dinilai efektif untuk membangun kepercayaan sekaligus membaca potensi persoalan sejak dini.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas harus mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan kepolisian. Dengan komunikasi yang kuat, setiap persoalan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Undi Kurnia.
Polsek Bojongsoang memastikan kegiatan sambang akan terus dilakukan secara rutin dengan melibatkan tokoh masyarakat, Ketua RT/RW dan seluruh elemen warga. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat dari tingkat lingkungan," tambah Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan terkendali. Polri mengajak masyarakat Desa Tegalluar bersama-sama menjaga keamanan, menolak berbagai potensi gangguan, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif. (Rustandi)




Posting Komentar