Problem Solving, Bhabinkamtibmas Margaasih Damaikan Konflik Keluarga di Lagadar
Aipda Afif Luthfi M mengatakan, permasalahan bermula ketika yang berinisial RA kakak dari MA membawa anak dari adiknya tanpa sepengetahuan keluarga. Maksud RA baik, karena anak tersebut terlantar dan tidak ada yang memperhatikan. Namun hal ini justru disalahartikan oleh adiknya dan berujung pada penganiayaan yang menyebabkan Resna mengalami luka di bagian wajah dan bibir.
"Mengetahui adanya laporan dari Ketua RW 13 Bpk Amin, Bhabinkamtibmas Desa Lagadar Aipda Afif Luthfi M segera bergerak cepat ke lokasi. Ia bersama RW 03 Bpk Deni dan orang tua kedua belah pihak, Ibu Euis, kemudian memfasilitasi musyawarah mediasi di kediaman warga," kata Aipda Afif Luthfi.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Mereka saling memaafkan dan membuat surat pernyataan damai secara tertulis dan lisan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun," tambah Aipda Afif Luthfi.
Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar mengatakan bahwa, selain mediasi, Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada warga sekitar. Masyarakat diingatkan untuk menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas agar tidak berlarut-larut dan menjadi besar.
"Kapolsek mengapresiasi langkah cepat anggotanya. Penyelesaian secara damai dinilai lebih efektif untuk menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat, kegiatan berjalan aman dan kondusif. Diharapkan dengan adanya problem solving ini, warga Desa Lagadar semakin bijak dalam menyikapi setiap persoalan," tandas Kompol Bonny Yuniar. (Rustandi)







Posting Komentar