Puskesmas Melong Tengah Dibangun Dua Lantai, Pemkot Cimahi Kejar Rampung Akhir 2026
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Tak sekadar memperbaiki bangunan lama, Pemkot Cimahi menyiapkan gedung baru dua lantai yang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Ngatiyana menegaskan, persoalan banjir menjadi salah satu alasan utama pembangunan Puskesmas Melong Tengah harus segera dilakukan. Kondisi tersebut dinilai tidak boleh terus dibiarkan karena menyangkut keselamatan pasien sekaligus kualitas pelayanan kesehatan.
"Menurutnya, pembangunan tersebut ditargetkan selesai hingga akhir Desember 2026 sehingga pada 2027 Puskesmas Melong Tengah sudah dapat dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu layanan yang menjadi perhatian adalah pelayanan persalinan yang ditargetkan tetap tersedia selama 24 jam," tuturnya.
Pelayanan khususnya persalinan bisa satu kali 24 jam. Jadi melayani masyarakat sampai 24 jam,” tambah Ngatiyana.
Ngatiyana memastikan pembangunan Puskesmas Melong Tengah menggunakan APBD Kota Cimahi. Ia menyebut proyek tersebut masuk skala prioritas karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam memperoleh layanan kesehatan yang aman dan layak.
“Alhamdulillah, semuanya anggaran dari APBD Kota Cimahi. Skala prioritas pembangunannya untuk kepentingan masyarakat, yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Mudah-mudahan pembangunan lancar,” tandas Ngatiyana.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi dr. Mulyati menegaskan bahwa keselamatan pasien menjadi alasan paling mendasar pembangunan kembali Puskesmas Melong Tengah. Banjir yang berulang setiap musim hujan dinilai bukan hanya mengganggu pelayanan, tetapi juga mengancam fasilitas kesehatan.
“Yang utama adalah keselamatan pasien. Puskesmas Melong ini posisinya selalu kebanjiran jika musim hujan datang. Tentu kami dari Dinas Kesehatan harus memperhatikan keselamatan pasien,” ujar Mulyati.
Menurut Mulyati, ancaman banjir juga dapat berdampak terhadap alat-alat kesehatan dan dokumen penting. Karena itu, pembangunan gedung baru dilakukan dengan menyesuaikan regulasi terbaru dan menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui sistem pelayanan berbasis lima klaster.
"Bangunan baru tersebut dirancang memiliki luas sekitar 265 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Pembangunan menggunakan APBD Kota Cimahi dengan target pengerjaan 143 hari kalender dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026," beber dr.Mulyati.
Selama pembangunan berlangsung, pelayanan kesehatan masyarakat tidak dihentikan. Pelayanan sementara dipusatkan di kawasan Kompleks Pharmindo, termasuk layanan persalinan 24 jam yang selama ini menjadi salah satu layanan penting bagi masyarakat.
"Dengan gedung baru yang lebih aman dan modern, Puskesmas Melong Tengah diharapkan tidak lagi menjadi fasilitas kesehatan yang rentan terdampak banjir, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan yang nyaman, aman dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," pungkas dr.Mulayati. (Rustandi)







Posting Komentar