Ricuh Saat Final Sepak Bola HUT RI, Yon TP 938 Pancasona dan Tim RW 02 Akhirnya Berdamai
Pertemuan kedua belah pihak digelar di Aula Kantor Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Senin (31/8/2026), mulai pukul 15.00 WIB.
Permasalahan tersebut melibatkan Tim Kesebelasan Yon TP 938 Pancasona dengan Tim RW 02 Kampung Blok Talang. Keributan diketahui terjadi saat kedua kesebelasan bertanding dalam laga final turnamen sepak bola memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Untuk mencegah persoalan berkembang lebih jauh, jajaran Polsek Cipeundeuy bersama unsur terkait memfasilitasi pertemuan dan proses penyelesaian secara kekeluargaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Inf Rio selaku Wadan Yonif TP 938 Pancasona beserta anggota, Kanit Intelkam Polsek Cipeundeuy Iptu Yasmin Badruzaman, S.H., M.H., Serka Candra dari Intelijen Kodim Cimahi, Ketua RW 02 sekaligus perwakilan tim sepak bola Ece H, panitia turnamen Nurjaman beserta anggota panitia dan Bhabinkamtibmas.
Dalam forum musyawarah tersebut, kedua belah pihak menyampaikan keterangan dan sepakat untuk mengakhiri permasalahan dengan mengedepankan semangat kekeluargaan.
"Dari hasil kesepakatan, kedua belah pihak menyatakan persoalan telah diselesaikan dengan baik. Pihak Yon TP 938 Pancasona juga menyatakan bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut," kata kapolsek AKP Suandi.
Kapolsek Cipeundeuy AKP Suandi mengatakan penyelesaian melalui musyawarah menjadi langkah penting untuk meredam persoalan agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah duduk bersama dan menyelesaikan permasalahan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan apabila semua pihak mengedepankan kepala dingin, komunikasi dan semangat kekeluargaan,” ujar AKP Suandi.
Menurutnya, olahraga seharusnya menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan, bukan justru memicu perselisihan di antara masyarakat maupun peserta pertandingan.
Kapolsek juga berpesan kepada seluruh masyarakat dan peserta kegiatan olahraga agar menjunjung tinggi sportivitas serta mampu mengendalikan emosi dalam setiap pertandingan.
“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam olahraga. Yang paling utama adalah menjaga sportivitas, persaudaraan dan keamanan bersama. Jangan sampai pertandingan yang seharusnya menjadi hiburan berubah menjadi konflik,” tegasnya.
AKP Suandi menambahkan, Polsek Cipeundeuy akan terus mendorong penyelesaian persoalan sosial secara humanis melalui komunikasi dan musyawarah, selama penyelesaian tersebut dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kegiatan problem solving selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Seluruh rangkaian mediasi berlangsung aman dan kondusif, sementara kedua belah pihak sepakat mengakhiri permasalahan dan kembali menjaga hubungan baik," tandas AKP Suandi. (Rustandi)




Posting Komentar