3 Hektare Ilalang di Bukit Mekarwangi Cipatat Terbakar, Warga Gotong Royong Jinakkan Api
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga setelah mendapat informasi adanya kobaran api yang membakar rumput ilalang di kawasan bukit. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi dan berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong agar api tidak terus meluas.
Upaya pemadaman juga melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Cipatat. Petugas bersama warga berjibaku mengendalikan kobaran api yang membakar kawasan lahan kosong tersebut.
Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Lokasi lahan yang terbakar diketahui berada sekitar 100 meter dari permukiman warga sehingga penanganan dilakukan untuk mencegah api merambat semakin dekat ke lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Kapolsek Cipatat Kompol D.M.S. Andriani S., S.Pd., M.H.I. bersama Panit Reskrim, piket Reskrim, Bhabinkamtibmas, petugas patroli serta petugas Damkar Cipatat turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi pascakebakaran.
"Petugas kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mendokumentasikan kondisi lahan yang terbakar. Dari hasil penanganan awal, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel akibat peristiwa tersebut," ujar kapolsek.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Petugas masih melakukan penelusuran berdasarkan keterangan saksi dan kondisi di sekitar lokasi untuk mengetahui awal mula munculnya api.
Kapolsek Cipatat menegaskan bahwa penanganan kebakaran dilakukan secara cepat setelah laporan diterima. Kehadiran personel kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran menjadi bagian dari upaya memastikan kebakaran tidak berkembang dan mengancam permukiman sekitar.
"Polsek Cipatat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di kawasan yang ditumbuhi ilalang dan rumput kering. Setiap informasi mengenai munculnya api agar segera disampaikan kepada petugas sehingga dapat ditangani secepat mungkin," tandas Kompol DMS Andriani. (Rustandi)







Posting Komentar