Bhabinkamtibmas Sindangkerta Turun ke Warga, Satkamling Didorong Aktif Cegah Curanmor
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Tresna tidak hanya menyambangi warga, tetapi juga membuka komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat setempat. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas sekaligus menggali kondisi keamanan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Salah satu perhatian yang disampaikan Bhabinkamtibmas adalah pentingnya kembali mengoptimalkan Pos Satkamling dan ronda malam. Peran aktif masyarakat dinilai penting sebagai bentuk kewaspadaan bersama untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan maupun pencurian dengan kekerasan.
Selain keamanan lingkungan, warga juga diingatkan agar semakin berhati-hati terhadap kejahatan digital yang belakangan memanfaatkan media sosial dan komunikasi daring. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran yang mencurigakan, termasuk modus penipuan online serta aktivitas judi online yang dapat merugikan masyarakat.
"Bhabinkamtibmas juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 dan nomor WhatsApp dinas Bhabinkamtibmas. Saluran tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan informasi, melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian ketika menemukan situasi yang membutuhkan penanganan," ucap Bhabinkamtibmas.
Plt. Kapolsek Sindangkerta AKP Suryo Supriyo, S.H. mengatakan, kegiatan DDS dan sambang merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian dan warga.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Satkamling dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujar AKP Suryo Supriyo.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan diimbau memperhatikan kondisi lingkungan serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi membahayakan.







Posting Komentar