Dua Orang Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Lembang, Satu Korban Kritis Dilarikan ke Rumah Sakit
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono bersama Pawas AKP Asep Andiyas, Kanit Reskrim AKP Yuhadi, S.H., Pamapta Polres Cimahi Ipda Haryono, S.H., personel piket fungsi serta Inafis Polres Cimahi langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara.
Petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mencari dan mengamankan barang yang berkaitan dengan kejadian. Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan empat butir obat jenis Parasetamol merek Farsifen.
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono menuturkan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.30 WIB setelah seorang perempuan bernama Tita Rustini datang ke kost dengan maksud mengantarkan makanan kepada pacarnya, Ijang Nadi Gunaefi.
"Saat tiba di lokasi, pintu kamar kost masih dalam keadaan terkunci. Tita kemudian meminta bantuan kepada pemilik kost, Rudini, untuk mendapatkan kunci. Setelah pintu dibuka, Tita masuk dan mendapati tiga orang laki-laki, yakni Ijang Nadi Gunaefi, Dede Rizki dan Eji Fauzi, dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mulut berbusa," tutur AKP Bambang.
Melihat kondisi tersebut, Tita meminta pertolongan kepada pemilik kost dan warga sekitar bernama Maksudi. Dede Rizki kemudian segera dievakuasi ke RSUD Lembang untuk mendapatkan penanganan medis.
"Namun, saat upaya evakuasi dilakukan terhadap dua korban lainnya, Ijang Nadi Gunaefi dan Eji Fauzi diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Lembang dan Polsek Lembang," tambah kapolsek.
Dua korban yang meninggal dunia diketahui bernama Ijang Nadi Gunaefi dan Eji Fauzi. Sementara Dede Rizki masih hidup dan dalam kondisi kritis setelah sebelumnya dievakuasi ke RSUD Lembang untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah penanganan di lokasi kejadian, mulai dari pengecekan TKP, pemeriksaan saksi hingga pencarian barang bukti. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh petugas sesuai prosedur untuk mengetahui secara jelas kondisi dan penyebab kejadian.
“Personel sudah melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi-saksi, mencari barang bukti dan melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan,” ujar AKP Bambang Haryono.
Di sisi lain, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Lembang secara umum tetap kondusif. Selama periode pelaporan 1x12 jam, tidak terdapat laporan kasus menonjol lainnya maupun kecelakaan lalu lintas.
"Sementara dalam kegiatan pelayanan masyarakat, personel Polsek Lembang juga melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi di sejumlah titik, di antaranya Pos Panorama, Simpang Inti Metal/Pasar, Beatrix, SMPN 3 Lembang, SMPN 1 Lembang, SDN Inpres Lembang dan Pos Ploting Market," ujarnya.
Kegiatan pengaturan tersebut dipimpin Panit 1 Lantas Polsek Lembang IPDA Yayat Ruhiyat, S.H., M.Pd. Personel ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu kelancaran arus kendaraan dan aktivitas masyarakat pada pagi hari. Secara umum, arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Lembang terpantau cukup terkendali dan lancar.
"Polsek Lembang memastikan setiap perkembangan situasi di wilayah hukumnya tetap dipantau, termasuk penanganan kejadian di rumah kost tersebut. Langkah kepolisian dilakukan untuk memastikan fakta kejadian dapat diketahui secara terang berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan," tandas AKP Bambang. (Rustandi)








Posting Komentar