Konflik Antarwarga di Jayagiri Diselesaikan Kekeluargaan, Bhabinkamtibmas Turun Jadi Problem Solver
Mediasi atau problem solving tersebut digelar di Balai Musyawarah Desa Jayagiri, Selasa (8/9/2026). Pertemuan mempertemukan warga Kampung Mekar Laksana RT 02 RW 15 dengan warga Kampung Gunung Putri RT 01 RW 10, Desa Jayagiri.
Bhabinkamtibmas dan Babinsa hadir sebagai penengah untuk membuka ruang komunikasi antara kedua belah pihak. Proses mediasi dilakukan dengan mengedepankan musyawarah, dialog terbuka dan penyelesaian secara kekeluargaan.
Dalam proses tersebut, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai. Kesepakatan bersama pun dibuat sebagai bentuk komitmen untuk mengakhiri permasalahan dan menjaga hubungan baik di lingkungan masyarakat.
Proses perdamaian turut disaksikan Ketua RW 10, Ketua RW 15, Kepala Dusun II Desa Jayagiri serta keluarga dari kedua belah pihak yang sebelumnya terlibat dalam permasalahan.
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono mengatakan, penyelesaian masalah melalui pendekatan problem solving merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat.
“Tidak semua persoalan harus berakhir dengan konflik atau berlanjut ke proses hukum. Selama masih memungkinkan untuk diselesaikan melalui musyawarah dan tidak bertentangan dengan aturan hukum, pendekatan kekeluargaan menjadi solusi yang baik untuk menjaga hubungan sosial masyarakat,” ujar AKP Bambang Haryono.
Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi dan membantu masyarakat mencari solusi atas persoalan yang muncul di lingkungan.
“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk cepat merespons setiap persoalan. Tujuannya agar masalah kecil tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Komunikasi dan musyawarah harus selalu dikedepankan,” tegasnya.
AKP Bambang juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan kepala dingin apabila menghadapi persoalan dengan warga lainnya. Ia meminta warga tidak mengambil tindakan sendiri yang justru berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami berharap masyarakat selalu mengutamakan dialog. Apabila ada persoalan yang sulit diselesaikan, jangan ragu melibatkan aparat desa, Bhabinkamtibmas maupun Babinsa untuk mencari jalan keluar terbaik,” tambahnya.
Berkat pendekatan persuasif yang dilakukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, mediasi berjalan tertib, aman dan lancar. Kedua belah pihak sepakat menutup persoalan secara kekeluargaan dan kembali menjaga kondusivitas lingkungan Desa Jayagiri. (Rustandi)








Posting Komentar