Lahan Kosong PT Multi Cipatat Terbakar, Ilalang Kering Picu Api Cepat Menjalar
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Nana (60), yang saat berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap disertai kobaran api dari area lahan kosong. Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian segera melaporkan kejadian kepada pemerintah Desa Cipatat untuk dilakukan penanganan.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Unit Pemadam Kebakaran Cipatat bersama warga sekitar bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas ke area lainnya.
Petugas Polsek Cipatat yang terdiri dari Kapolsek Cipatat, Piket Pawas, Panit Reskrim dan Bhabinkamtibmas juga mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi serta melakukan dokumentasi sebagai bagian dari penanganan awal.
"Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut," Pernyataan tersebut di sampaikan Kapolsek Kompol DMS Andriani Sapin.
Dari keterangan sementara yang diperoleh petugas, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas anak-anak yang bermain api di sekitar lokasi. Kondisi lahan yang banyak ditumbuhi ilalang kering serta cuaca yang cenderung kering akibat kemarau panjang diduga membuat api lebih mudah menyebar.
Kapolsek mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan kebakaran. Menurutnya, penanganan cepat diperlukan untuk memastikan titik api benar-benar aman sekaligus mencegah munculnya kembali kobaran api.
"Petugas sudah melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi dan memastikan proses pemadaman berjalan sampai titik api dapat dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Kompol D.M.S. Andriani.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain api, terlebih di sekitar lahan kosong yang ditumbuhi rerumputan atau ilalang kering. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat apabila melihat asap atau titik api agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas.
“Kondisi lahan yang kering sangat mudah terbakar. Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Kewaspadaan bersama sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian,” pungkasnya. (Rustandi)







Posting Komentar