Laporan 110 Masuk, Polsek Cimahi Cepat Redam Keributan Warga
Laporan mengenai keributan tersebut kemudian diterima melalui layanan 110. Polisi bergerak cepat dengan mendatangi lokasi untuk memastikan situasi tidak berkembang dan mencegah terjadinya tindakan yang dapat membahayakan warga maupun para pihak yang terlibat.
Pawas Polsek Cimahi bersama piket Reskrim Kanit Binmas AKP NK Asih dan anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Setiamanah langsung melakukan penanganan di lokasi. Setelah situasi dikendalikan, para pihak kemudian diarahkan untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi.
Kanit Binmas AKP NK Asih mengatakan, keributan tersebut melibatkan tiga warga, yakni inisaal AK,ESN dan AS Situasi sempat memanas setelah Andri Supriadi mendatangi rumah Agung Kurniawan sambil membawa sebilah golok dan berteriak hingga memicu pertengkaran.
"Dari informasi yang dihimpun di lokasi, kedatangan AS ke rumah AK dipicu rasa kesal terhadap suara sepeda motor milik adik Agung yang menggunakan knalpot brong. Suara kendaraan tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga di lingkungan sekitar," kata Kanit Binmas AKP NK Asih.
Kemudian kata AKP Asih mediasi dilakukan di rumah Ketua RW setempat. Polisi mempertemukan para pihak yang terlibat untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut sekaligus mencegah kesalahpahaman berkembang menjadi konflik yang lebih besar di lingkungan masyarakat," tambahnya.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan, S.H. menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat, termasuk melalui layanan 110, menjadi perhatian kepolisian dan ditindaklanjuti dengan cepat sesuai situasi di lapangan. Kehadiran personel di lokasi diharapkan mampu meredam situasi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Dalam penanganan tersebut tidak dilaporkan adanya kerugian. Setelah dilakukan mediasi, para pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan menjaga situasi lingkungan agar tetap aman serta kondusif," ujar kapolsek.
Polsek Cimahi juga mengingatkan masyarakat agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan tidak diselesaikan dengan emosi maupun tindakan yang berpotensi memicu keributan.
"Gangguan kenyamanan, termasuk persoalan penggunaan knalpot brong, hendaknya disampaikan melalui jalur yang tepat sehingga dapat ditangani tanpa menimbulkan konflik baru," tandas Kompol Donny. (Rustandi)







Posting Komentar