Sambang ke Gunung Masigit, Bhabinkamtibmas Polsek Cipatat Ingatkan Warga Waspada Karhutla hingga Kejahatan Digital
Kegiatan Door to Door System (DDS) dan sambang kamtibmas tersebut menjadi langkah kepolisian untuk memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menggali berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan warga.
Dalam sambang dialogis itu, Aipda Yedi Supriyadi berdialog dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga. Sejumlah pesan penting disampaikan, mulai dari kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), keamanan lingkungan, hingga ancaman kejahatan digital.
"Memasuki musim kemarau, warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dinilai berisiko memicu kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan serta permukiman," pesannya.
Selain itu, warga didorong kembali mengaktifkan dan mengoptimalkan Pos Satkamling serta ronda malam. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap kejahatan berbasis digital. Warga diminta bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap tawaran maupun pesan yang berpotensi menjadi modus penipuan online.
Tak hanya itu, masyarakat kembali disosialisasikan mengenai layanan Call Center Polri 110 serta nomor WhatsApp dinas Bhabinkamtibmas. Saluran tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk menyampaikan laporan maupun informasi apabila menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
"Kewaspadaan juga diarahkan pada potensi bencana alam. Mengingat kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, warga diminta mengantisipasi kemungkinan tanah longsor maupun angin kencang yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap masyarakat," tandas Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Cipatat Kompol Hj. Dwi Meirani Sri Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., mengatakan kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat deteksi dini sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika terjadi gangguan kamtibmas. Melalui sambang, berbagai potensi persoalan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan langkah pencegahannya bersama masyarakat,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengajak masyarakat tidak menyerahkan sepenuhnya persoalan keamanan kepada kepolisian. Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Mari aktifkan kembali Satkamling, saling peduli terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan hal yang mencurigakan,” tegasnya.







Posting Komentar