Tabligh Akbar Maulid Nabi di Cigondewah Hilir Berlangsung Hingga Dini Hari, Polisi Pastikan Aman
Kegiatan yang digelar mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 01.30 WIB tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Desa Cigondewah Hilir, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Ketua RW 03, pengurus Majelis Taklim Al-Ihsan, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim serta jamaah dan masyarakat umum.
Puncak kegiatan diisi dengan kajian Tabligh Akbar yang disampaikan Ustadz Farid. Tausiah tersebut menjadi bagian utama dari kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah desa, aparat keamanan dan masyarakat.
Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat di tengah masyarakat tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan jamaah, terlebih kegiatan berlangsung hingga larut malam.
Kapolsek Margaasih Kompol Kartono Gumilar, S.IP., M.H., menilai sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kegiatan keagamaan juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.
"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial antarwarga. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya kebersamaan dan semangat menjaga silaturahmi di lingkungan Desa Cigondewah Hilir," ujar kapolsek.
Dari hasil monitoring, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara khidmat, tertib, aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya hambatan maupun gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung hingga acara berakhir.
"Polsek Margaasih terus mendorong masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mempertahankan suasana yang kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menciptakan wilayah yang aman dan nyaman," tandas Kompol Kartono. (Rustandi)






Posting Komentar