100 Becak Listrik Tiba di Cimahi, Bambang Purnomo Dorong Penambahan Bantuan
Kegiatan penyerahan bantuan itu turut dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pengurus Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Bagi para pengayuh becak, khususnya yang telah berusia lanjut, kehadiran kendaraan bertenaga listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk tetap bekerja tanpa harus mengandalkan kekuatan fisik secara berlebihan.
Bambang Purnomo menilai, perhatian terhadap pekerja sektor informal seperti pengayuh becak perlu terus diperkuat. Pasalnya, sebagian dari mereka masih harus bekerja setiap hari demi memenuhi kebutuhan keluarga, meskipun usia tidak lagi muda.
“Kalau kita melihat di Kota Cimahi, masih banyak bapak-bapak dan kakek-kakek yang mengayuh becak secara manual. Bahkan, ada yang usianya sudah sekitar 70 tahun. Tentu pekerjaan itu cukup berat bagi mereka,” ungkap Bambang.
Menurutnya, becak listrik bukan sekadar penggantian kendaraan konvensional, melainkan sarana untuk membantu para pengayuh mempertahankan mata pencaharian dengan beban tenaga yang lebih ringan.
Tingginya jumlah pengajuan bantuan menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan program tersebut. Bambang menjelaskan, semula bantuan yang direncanakan untuk Kota Cimahi mencapai 200 unit. Namun, pengiriman dilakukan secara bertahap dan baru 100 unit yang tiba pada tahap awal.
Setelah kedatangan unit pertama, minat masyarakat disebut terus bertambah hingga permohonan bantuan menembus lebih dari 350 pengajuan.
“Awalnya kita coba kirim 100 unit terlebih dahulu. Setelah becak listrik datang, ternyata banyak masyarakat yang mengajukan permohonan. Sampai sekarang, permintaannya sudah lebih dari 350,” jelasnya.
Bambang mengaku telah berkoordinasi dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) agar program tersebut dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Besarnya jumlah permohonan itu menunjukkan adanya kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti. Meski demikian, penyaluran tambahan unit tetap bergantung pada kebijakan dan ketersediaan bantuan dari pihak terkait," kata Bambang.
Selain membantu meringankan pekerjaan pengayuh becak, kendaraan listrik tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai transportasi jarak dekat di kawasan permukiman dan kompleks perumahan.
"Bambang mengungkapkan, saat uji coba berlangsung, becak listrik mendapat perhatian masyarakat, termasuk warga yang beraktivitas dan berbelanja di lingkungan perumahan," ungkap Bambang.
Menurutnya, kendaraan ini berpeluang menjadi alternatif mobilitas untuk perjalanan jarak pendek, terutama di jalan-jalan lingkungan yang tidak seluruhnya terjangkau angkutan umum.
"Penggunaan tenaga listrik juga dinilai dapat mendukung upaya pengembangan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Namun, pemanfaatannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, kondisi jalan, serta ketentuan keselamatan berkendara,"tambah Bambang.
Agar bantuan dapat digunakan secara optimal, para calon penerima disebut telah mengikuti pelatihan selama hampir lima hari.
Materi pelatihan meliputi pengoperasian becak listrik, pengisian daya baterai, serta pengenalan perawatan dasar kendaraan. Sistem baterai yang dapat dilepas juga memungkinkan pengisian daya dilakukan di rumah sesuai petunjuk penggunaan.
Bambang berharap pelatihan tersebut menjadi bekal bagi penerima untuk menggunakan kendaraan secara benar dan memahami langkah awal ketika menghadapi kendala teknis.
"Ia turut menekankan pentingnya dukungan purnajual, termasuk layanan servis, ketersediaan suku cadang, dan garansi dari penyedia. Menurutnya, keberlanjutan manfaat bantuan tidak hanya ditentukan oleh penyerahan kendaraan, tetapi juga oleh kesiapan pemeliharaannya," tegasnya.
Bambang menegaskan, bantuan becak listrik diharapkan memberikan dampak nyata terhadap kehidupan penerima, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendapatan keluarga, kendaraan tersebut digunakan sesuai peruntukannya, dirawat dengan baik, serta dioperasikan dengan memperhatikan keselamatan. Pemanfaatan oleh anggota keluarga juga harus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.







Posting Komentar