Bhabinkamtibmas Mekarsari Ajak Warga Aktifkan Ronda dan Waspadai Penipuan Online
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Kampung Cigarung, RT 02 RW 07, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kunjungan itu, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keamanan sekaligus mendengarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin, S.E., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.
"Petugas mengajak masyarakat kembali mengoptimalkan ronda malam guna mengantisipasi tindak kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan yang dikenal sebagai C3," ujarnya.
Selain kejahatan konvensional, warga diingatkan agar lebih waspada terhadap kejahatan digital. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan, tawaran yang tidak masuk akal, maupun ajakan yang berpotensi mengarah pada penipuan online.
"Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam perjudian online yang dapat merugikan kondisi ekonomi keluarga. Penggunaan media sosial secara bijak dinilai penting untuk menjaga keamanan pribadi maupun lingkungan," tambah AKP Sholehuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas kembali menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 serta nomor WhatsApp dinas Bhabinkamtibmas. Saluran tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan terkait gangguan keamanan.
"Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, warga juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti tanah longsor dan banjir. Melalui DDS, Polsek Sindangkerta berharap komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin erat demi menjaga lingkungan tetap aman dan tangguh menghadapi berbagai risiko," tandas AKP Sholehuddin. (Rustandi)






Posting Komentar