Dekati Anak-anak di Cihanjuang, Bhabinkamtibmas Beri Edukasi Keselamatan dan Antiperundungan
Dalam kegiatan tersebut, petugas memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan anak-anak dan warga sekitar. Suasana santai menjadi sarana menyampaikan pesan keselamatan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Bhabinkamtibmas mengingatkan anak-anak supaya berhati-hati ketika bermain dan tidak menggunakan jalan raya sebagai tempat bermain. Aktivitas di jalan dapat membahayakan keselamatan, terutama ketika kendaraan melintas tanpa disadari oleh anak-anak," pesannya.
Selain keselamatan di jalan, anak-anak juga diajak mematuhi nasihat orang tua serta menaati aturan di lingkungan tempat tinggal. Sikap disiplin dan kebiasaan mendengarkan arahan orang dewasa dinilai penting untuk membantu mereka menghindari situasi yang berisiko.
"Petugas turut memberikan peringatan agar anak-anak tidak bermain dengan benda tajam, korek api, petasan, maupun benda lain yang berpotensi menimbulkan cedera atau kebakaran. Anak-anak diharapkan memahami bahwa rasa ingin tahu harus tetap disertai kehati-hatian," tambah Bhabinkamtibmas.
Pesan lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kerukunan dengan teman sebaya. Anak-anak diimbau tidak bertengkar, saling mengejek, atau melakukan perundungan yang dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun melalui perkataan.
Kapolsek Cisarua, Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., CPHR, melalui kegiatan pembinaan tersebut mendorong terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian, anak-anak, orang tua, dan masyarakat. Lingkungan yang peduli terhadap keselamatan anak membutuhkan peran bersama dari keluarga dan masyarakat.
"Bhabinkamtibmas juga mengingatkan anak-anak agar tidak mudah mengikuti orang yang tidak dikenal. Apabila menemukan situasi yang membuat tidak nyaman atau mencurigakan, mereka diminta segera menjauh ke tempat aman dan menyampaikan kejadian tersebut kepada orang tua atau orang dewasa yang dipercaya," kata kapolsek.
Melalui kegiatan sapa anak tersebut, diharapkan terbangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sejak usia dini. Edukasi keselamatan, sikap saling menghormati, dan kewaspadaan terhadap lingkungan diharapkan menjadi kebiasaan positif yang membantu menciptakan lingkungan ramah anak. (Rustandi)





Posting Komentar