Kapolres Cimahi Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Narkoba dan Penyakit Masyarakat
Hal tersebut disampaikan AKBP Moh Faruk Rozi saat pelaksanaan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan berbagai kasus, Jumat (2/10/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Ini adalah sinergi kolaborasi dari Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, TNI, dan Polres Cimahi, serta stakeholder terkait dalam melaksanakan operasi pemberantasan penyakit masyarakat dan juga kenakalan remaja,” ujar AKBP Faruk Riazi.
Kapolres menjelaskan, langkah pemberantasan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan. Operasi yang dilakukan berlangsung selama satu bulan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menekan peredaran berbagai barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jadi, betul tadi yang disampaikan oleh Pak Wali Kota Cimahi bahwa Forkopimda berkomitmen untuk melaksanakan pemberantasan peredaran minuman keras, narkoba, obat-obat keras terbatas, dan penyakit-penyakit masyarakat lainnya,” jelasnya.
AKBP Faruk Rozi menegaskan, kegiatan pemusnahan barang bukti tidak berhenti pada pelaksanaan hari ini. Menurutnya, pada akhir bulan mendatang akan kembali dilakukan pemusnahan barang bukti sebagai bentuk konsistensi aparat dan pemerintah daerah dalam menjalankan pemberantasan penyakit masyarakat.
“Insya Allah, akhir bulan ini nanti kita akan melaksanakan pemusnahan lagi di Kantor DPRD Kota Cimahi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan pemusnahan selanjutnya juga akan dilakukan secara bergiliran di sejumlah kantor Forkopimda. Langkah tersebut menjadi bagian dari sinergi bersama dalam menunjukkan keseriusan pemberantasan peredaran barang-barang yang dilarang dan berbagai bentuk penyakit masyarakat.
“Terus nanti bergiliran ke Kantor Kejari, kemudian di Kantor Pak Dandim, nanti baru ke Kantor Forkopimda Kabupaten Bandung Barat,” tutur AKBP Faruk Rozi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa jajaran terkait akan terus menjaga konsistensi dalam melakukan upaya pemberantasan. Ia berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar langkah yang dilakukan bersama tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Mohon doanya, kita akan tetap konsisten dan berkomitmen untuk melakukan pemberantasan penyakit masyarakat,” tegasnya.
Saat ditanya wartawan mengenai barang bukti tembakau sintetis yang sebelumnya diungkap di wilayah Batujajar, Kapolres membenarkan bahwa barang tersebut merupakan bagian dari hasil penggerebekan clandestine lab atau pabrik pembuatan narkoba jenis tembakau sintetis atau ganja sintetis.
“Betul, itu adalah barang bukti penggerebekan clandestine lab atau pabrik pembuatan narkoba jenis tembakau sintetis atau ganja sintetis,” ungkapnya.
Pemusnahan barang bukti tersebut menjadi bagian dari rangkaian langkah penegakan hukum sekaligus upaya bersama untuk menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba, minuman keras, obat keras terbatas dan penyakit masyarakat lainnya terus dilakukan secara konsisten oleh jajaran terkait. (Rustandi)







Posting Komentar