Kapolsek AKP Maulana Yusup Pikul Keranda Purnawirawan Bripka Yoyo Daryo
Momen penuh makna terlihat ketika Kapolsek Gununghalu, AKP Maulana Yusup, S.H., turun langsung memikul keranda almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Aksi tersebut menjadi simbol penghormatan, kepedulian, dan ikatan persaudaraan yang tetap terjaga meski masa pengabdian telah berakhir.
Pemandangan yang menyentuh hati itu memperlihatkan bahwa hubungan antara anggota Polri tidak sekadar terikat oleh tugas dan kedinasan, tetapi juga oleh rasa kekeluargaan. Di tengah suasana duka, kehadiran Kapolsek bersama jajarannya memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan pengabdian almarhum selama bertugas di lingkungan Polsek Gununghalu.
Dengan penuh khidmat, AKP Maulana Yusup memikul keranda di pundak kanannya bersama personel lainnya. Keranda yang ditutupi kain hijau itu diiringi payung berwarna hijau bertuliskan lafaz Allah. Rombongan berjalan melewati jalan setapak di antara rumpun bambu dan hamparan persawahan Kampung Neglasari. Suasana sederhana di pedesaan tersebut semakin menambah kesan mendalam dalam prosesi penghantaran almarhum menuju pemakaman.
Kapolsek Gununghalu bersama anggota mengiringi keranda dari rumah duka hingga ke tempat pemakaman umum yang berjarak ratusan meter. Perjalanan itu dilalui dengan penuh kesabaran dan rasa hormat sebagai penghormatan terakhir kepada senior yang telah menyelesaikan masa baktinya. Sikap tersebut juga mencerminkan solidaritas dan jiwa korsa yang terus dipelihara di lingkungan kepolisian, tanpa membedakan apakah seorang anggota masih aktif bertugas atau telah memasuki masa purnabakti.
Dalam kegiatan takziah dan pemakaman tersebut, turut hadir Kanit Binmas, Kanit Provos, serta personel Bhabinkamtibmas Polsek Gununghalu. Mereka bersama-sama membantu memikul keranda secara bergantian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Kehadiran jajaran kepolisian itu menjadi bentuk dukungan nyata bagi keluarga yang tengah menghadapi kehilangan, sekaligus memperlihatkan bahwa ikatan kekeluargaan di lingkungan Polri tetap terjaga dalam suasana duka.
Kapolsek Gununghalu, AKP Maulana Yusup, S.H., menyampaikan bahwa almarhum Bripka Purn. Yoyo Daryo merupakan sosok senior yang baik dan memiliki jasa selama menjalankan tugas di Polsek Gununghalu.
"Menurutnya, pengabdian almarhum menjadi bagian dari perjalanan institusi yang patut dihargai dan dikenang. Nilai-nilai positif yang telah ditunjukkan selama berdinas diharapkan dapat menjadi teladan bagi personel yang masih aktif dalam menjalankan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Bagi jajaran Polsek Gununghalu, penghormatan kepada purnawirawan bukan hanya sebatas seremoni, melainkan wujud penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan.
"Masa pensiun tidak menghapus hubungan persaudaraan maupun jasa seseorang dalam institusi. Melalui kehadiran langsung di rumah duka hingga pemakaman, Kapolsek dan anggotanya menunjukkan bahwa rasa hormat kepada para pendahulu tetap menjadi bagian penting dari nilai kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kepolisian," tegas AKP Maulana.
Momen tersebut sekaligus mencerminkan semangat moto Polsek Gununghalu, yakni “Untuk Anda Kami Ada”. Semangat itu tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keluarga besar Polri, termasuk para purnawirawan yang telah mengabdikan tenaga dan pikiran selama bertugas. Dalam suasana kehilangan, kehadiran pimpinan dan anggota di sisi keluarga almarhum menjadi pesan bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan tetap menjadi landasan dalam menjalankan pengabdian. (Rustandi)






Posting Komentar