Kebakaran Hebat di Cipatat, Dua Rumah Warga Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp100 Juta
Merespons kejadian itu, jajaran Polsek Cipatat, Polres Cimahi, bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemantauan situasi. Kapolsek Cipatat, Kompol D.M.S. Andriani S., S.Pd., M.H.I., bersama Piket Pawas, Panit Reskrim, dan Bhabinkamtibmas Desa Gunung Masigit langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Kehadiran petugas kepolisian dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mendukung kelancaran proses pemadaman. Petugas juga melakukan koordinasi dengan unsur terkait guna mempercepat penanganan kebakaran.
Kompol DMS Andriani Sapin menyampaikan Dua rumah yang menjadi sasaran amukan api diketahui milik Iroh dan Otang. Rumah milik Iroh berukuran sekitar 5 x 5 meter, sedangkan rumah milik Otang memiliki ukuran sekitar 5 x 6 meter.
"Kedua bangunan tersebut berada dalam posisi berdekatan sehingga api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya. Dalam penanganan kejadian ini, petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit armada dari Damkar Cipatat, Parongpong, dan Mako Kabupaten Bandung Barat. Personel Inafis Polres Cimahi juga diterjunkan untuk mendukung proses pemeriksaan di lokasi kejadian," beber Kompol DMS Andriani.
Berdasarkan keterangan saksi, yakni Ketua RW 011 Gun Gun Gunawan (48) dan Ketua RT 003 Ade Supratman (50), api pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur rumah milik Otang.
"Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Api kemudian membesar dan menjalar ke bangunan rumah milik Iroh yang berada di dekatnya. Meski dugaan awal telah diperoleh dari keterangan saksi, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas berwenang. Masyarakat pun diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh instalasi listrik," kata Kompol DMS Andriani.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api. Polsek Cipatat selanjutnya melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari pengamanan TKP, pengumpulan keterangan saksi, hingga pendokumentasian kejadian. Hasil penanganan awal tersebut juga dilaporkan kepada pimpinan Polres Cimahi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran yang menghanguskan dua rumah tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta, sedangkan jumlah korban jiwa dilaporkan nihil.
Kompol D.M.S. Andriani menegaskan bahwa jajaran Polsek Cipatat akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons setiap kejadian yang menimpa masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian di lokasi kejadian merupakan bagian dari komitmen memberikan pelayanan cepat, menjaga keamanan, dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.
"Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak aman, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan. Dengan kewaspadaan bersama dan respons cepat dari petugas terkait, risiko kebakaran di lingkungan permukiman diharapkan dapat diminimalkan," pesan kompol DMS Andriani. (Rustandi)







Posting Komentar