Police Goes to School di Margaasih, 1.400 Siswa Diingatkan Jauhi Narkoba dan Bullying
Kegiatan pembinaan tersebut dipimpin Kompol Asep Budianto, Kanit Lantas Polsek Margaasih, yang bertindak sebagai pembina upacara. Ia didampingi Aipda Ibnu selaku Bhabinkamtibmas Desa Margaasih dan Aipda Afif Lutfi selaku Bhabinkamtibmas Desa Lagadar.
Upacara bendera diikuti kepala sekolah, jajaran guru, staf, serta sekitar 1.400 siswa dan siswi. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat di lapangan sekolah.
Dalam amanatnya, petugas kepolisian mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat merusak masa depan. Penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, serta berbagai bentuk kenakalan remaja menjadi perhatian utama dalam penyampaian materi.
Para siswa juga diajak memahami pentingnya disiplin, mematuhi tata tertib sekolah, dan memilih lingkungan pergaulan yang positif. Kepolisian menekankan bahwa setiap pelajar memiliki tanggung jawab untuk menjaga sikap dan menghormati sesama.
Kapolsek Margaasih Kompol Kartono Gumilar, S.IP., M.H., menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif. Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat penting untuk menanamkan kesadaran hukum dan membangun karakter sejak dini.
“Hari ini Kanit Lantas kami menjadi pembina upacara di SMPN 1 Margaasih di hadapan sekitar 1.400 siswa. Pesan kami tegas, jangan mencoba narkoba, jangan melakukan bullying, dan jauhi kenakalan remaja. Kalian adalah generasi penerus bangsa, jangan rusak masa depan dengan hal-hal negatif,” ujarnya.
Melalui program Police Goes to School, kepolisian berupaya menghadirkan pemahaman bahwa tindakan perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran hukum dapat membawa dampak serius bagi diri sendiri maupun orang lain. Para pelajar diharapkan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
"Polsek Margaasih menegaskan kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan akan terus digencarkan. Sinergi antara polisi, pihak sekolah, dan orang tua diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, mendukung prestasi, serta membentuk generasi muda yang disiplin dan taat hukum," tandas Kompol Kartono. (Rustandi)







Posting Komentar