Polres Cimahi Gencarkan Jumat Keliling, Warga Diajak Waspadai Hoaks hingga Ancaman Tawuran
Melalui program tersebut, para Kapolsek Kompol Yudhi Hariyanto bersama jajarannya turun langsung menyapa jamaah dan masyarakat untuk membangun komunikasi yang terbuka. Kehadiran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan diharapkan mampu menciptakan hubungan yang semakin harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan pesan penting mengenai kerukunan antarumat beragama, toleransi, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. Warga juga diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik.
"Kegiatan Jumat Keliling ini adalah wujud Polri hadir di tengah masyarakat. Silakan curhat langsung kepada kami, sampaikan keluhan, informasi tentang gangguan kamtibmas, kami siap melayani dan menindaklanjuti,” ujar Kompol Yudhi Hariyanto.
Tak hanya menyampaikan imbauan, kegiatan Jumling juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
"Informasi mengenai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diterima lebih cepat sehingga langkah pencegahan maupun tindak lanjut dapat dilakukan sesuai kebutuhan," tambah kapolsek.
Perhatian khusus turut diberikan terhadap ancaman kenakalan remaja yang berpotensi meresahkan masyarakat. Para orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran, balap liar, maupun aktivitas geng motor.
"Selain itu, kepolisian mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dan minuman keras. Peran keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dinilai penting untuk membangun kepedulian serta melindungi generasi muda dari perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka," pesan Kompol Yudhi.
Kapolsek menegaskan, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga harus terus diperkuat agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini melalui komunikasi dan tindakan yang tepat.
Masyarakat juga diajak tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
"Warga dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat atau menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian," tutup Kompol Yudhi Hariyanto. (Rustandi)







Posting Komentar