Wali Kota Bandung Bakar Semangat Atlit Jelang Porpov 2026 Kudu Wani
Seruan “Juarakeun!” menggema saat Farhan melepas kontingen Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (26/10/2026). Di hadapan para atlet dan ofisial, ia kembali menegaskan semboyan yang terus ditanamkan sejak persiapan setahun lalu: “Kudu wani jeung gelutna!”
Ungkapan dalam bahasa Sunda itu menjadi suntikan motivasi bagi para atlet agar tidak sekadar hadir sebagai peserta, tetapi benar-benar tampil sebagai petarung yang siap bersaing dan berjuang hingga pertandingan berakhir.
“Sejak kita bertemu persiapan setahun yang lalu, ada satu kalimat yang selalu saya sampaikan kepada kalian semua, yaitu kudu wani jeung gelutna,” ujar Farhan.
Farhan menekankan, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan. Mental baja, keberanian mengambil keputusan, disiplin, dan kesiapan menghadapi tekanan menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.
Ia juga mengingatkan jajaran ofisial agar tidak mengabaikan detail persiapan, termasuk berbagai faktor nonteknis yang berpotensi memengaruhi performa atlet. Namun, ia menegaskan bahwa setiap langkah harus tetap berada dalam koridor aturan.
“Para ofisial, kudu wani jeung gelutna, artinya ada hal-hal nonteknis yang harus kita cek dengan baik. Tapi jangan melanggar hukum. Itu sudah pasti,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa perjuangan meraih kemenangan harus dibarengi profesionalisme dan sportivitas. Ambisi mengejar medali tidak boleh mengorbankan aturan yang berlaku.
Tak hanya meminta para atlet berjuang maksimal, Farhan juga menegaskan bahwa mereka tidak berangkat sendirian. Dukungan pemerintah daerah, ofisial, dan masyarakat menjadi kekuatan moral bagi kontingen Kota Bandung dalam menghadapi persaingan di Porprov Jabar 2026.
“Percaya diri dan percayakanlah perjuangan kalian tidak sendiri. Tidak hanya para official yang menunggu kamu, tidak hanya wali kota yang menunggu kamu, tidak hanya Pemerintah Kota Bandung yang mendukung kamu. Tetapi seluruh warga Bandung bangga dan mendukung para atlet kita di Porprov 2026,” tuturnya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk tampil penuh percaya diri, menjaga konsentrasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik di setiap arena pertandingan.
Bagi Farhan, Porprov bukan semata-mata ajang perebutan medali. Kompetisi tingkat provinsi ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan pematangan atlet muda agar siap menembus persaingan yang lebih tinggi.Ia berharap para atlet yang berlaga saat ini kelak mampu menjadi andalan Indonesia, bahkan tampil di kompetisi olahraga tingkat dunia.
“Porprov 2026 ini adalah sebuah rangkaian dari pembinaan atlet-atlet muda untuk bisa dimatangkan sehingga pada saatnya nanti akan menjadi atlet terbaik di Indonesia dan akan mewakili Indonesia di panggung dunia,” ungkapnya.
Kota Bandung sendiri turut berperan sebagai tuan rumah pendukung dalam penyelenggaraan Porprov Jawa Barat 2026. Karena itu, kesiapan kontingen dan dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga daerah.
Kini, tantangan para atlet bukan hanya menunjukkan kemampuan, melainkan membuktikan hasil dari persiapan panjang yang telah dijalani. Harapan besar pun disematkan agar kontingen Kota Bandung mampu menorehkan prestasi membanggakan sekaligus melahirkan calon atlet andalan Jawa Barat dan Indonesia.
“Kita nantikan prestasi terbaik dari atlet-atlet muda kita di seluruh Jawa Barat,” pungkas Farhan.
Sumber: Diskominfo Kota Bandung





Posting Komentar