Bahas Bansos Hingga Pengangguran, Polsek Sindangkerta Perkuat Kolaborasi Jelang Launching Poliran
Rapat tersebut dihadiri Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin, S.E. beserta jajaran, Kanit Binmas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), ketua tim dan pendamping PKH se-Kecamatan Sindangkerta, serta koordinator dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin, S.E., mengatakan bahwa, pertemuan lintas sektoral ini membahas dua agenda utama, yakni Perlindungan Sosial (Parlinsos) dan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Kedua program tersebut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui koordinasi berbagai unsur terkait.
"Pada agenda Perlindungan Sosial, pembahasan difokuskan pada pemutakhiran dan sinkronisasi data penerima bantuan sosial. Langkah tersebut bertujuan memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan," ujarnya.
Selain pembaruan data, peserta rakor juga membahas pentingnya sinergi antara Bhabinkamtibmas dan para pendamping sosial dalam melakukan pemantauan penyaluran bantuan. Koordinasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta meminimalkan persoalan dalam pelaksanaan program sosial.
"Agenda kedua adalah Poliran atau Polisi Peduli Pengangguran. Program ini diarahkan pada pendataan dan pemetaan jumlah pengangguran di tingkat desa maupun kecamatan sebagai dasar penyusunan langkah penanganan yang lebih terarah," tuturnya.
Pembahasan juga mencakup rencana kolaborasi dengan dinas dan instansi terkait untuk membuka peluang pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta akses kesempatan kerja bagi kalangan pemuda. Dengan demikian, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi.
Seluruh rangkaian rapat koordinasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para peserta diharapkan terus menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama lintas sektoral agar penanganan persoalan sosial dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
"AKP Sholehuddin, berharap hasil koordinasi tersebut menjadi bekal penting dalam menyukseskan launching program Poliran Polda Jawa Barat yang direncanakan pada 11 November 2026. Ia menegaskan bahwa kolaborasi kepolisian, pemerintah, pendamping sosial, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan pelayanan yang bermanfaat bagi warga,"tutup Kapolsek. (Rustandi)







Posting Komentar