Mobil Mendadak Meledak dan Terbakar, Damkar Cimahi Bergerak Cepat Hanya Satu Menit
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, memaparkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.10 WIB. Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya berselang satu menit, tepatnya pukul 12.11 WIB. Respons cepat tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah api meluas.
Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.05 WIB. Kendaraan yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Jo, dengan nomor polisi D 1694 EN. Api menghanguskan sebagian kendaraan dengan luas objek terbakar diperkirakan mencapai 4 meter persegi, sementara luas area tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 8 meter persegi.
"Menurut penjelasan Aep, kejadian bermula ketika pemilik mobil mengambil kendaraannya dari bengkel. Setelah itu, pemilik sempat mengisi bahan bakar dan melanjutkan perjalanan pulang. Namun, di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba berhenti dan tidak dapat distarter seperti biasa," tuturnya.
Situasi kemudian berubah mencekam ketika pemilik mencoba menyalakan kembali mesin kendaraan. Secara tiba-tiba terdengar ledakan yang disertai munculnya kobaran api dari bagian kap mesin.
"Menyadari kondisi berbahaya tersebut, pemilik bersama warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air seadanya,"tambah Aep.
Meski sudah dilakukan upaya pemadaman awal, percikan api masih terus menyala. Salah seorang pengguna jalan yang melintas kemudian berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Poswil Paskud untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti sehingga personel Damkar Kota Cimahi dapat tiba di lokasi dengan cepat.
"Sebanyak enam personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut dengan mengerahkan Unit Pancar 012 dan Unit Rescue. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Berkat penanganan tersebut, api berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi dapat diamankan," kata Aep.
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban luka ringan, luka sedang, luka berat, maupun korban meninggal dunia. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta, sedangkan nilai barang yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp50 juta. Penyebab sementara kebakaran diduga akibat korsleting pada bagian aki kendaraan.
"Proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 12.21 WIB. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke markas komando pada pukul 12.22 WIB. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memastikan kondisi kelistrikan kendaraan dalam keadaan baik, terutama setelah menjalani perbaikan di bengkel, guna mengantisipasi risiko korsleting dan kebakaran saat berkendara,"tandas Aep. (Rustandi)






Posting Komentar