Police Goes to School, Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Disiplin dan Bentuk Karakter 617 Siswa SMPN 2 Cikalongwetan
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 617 siswa-siswi, 32 tenaga pendidik, serta jajaran Polsek Cikalongwetan. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya kedisiplinan, nasionalisme, dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upacara bendera berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat. Bertindak sebagai pembina upacara, AKP Deden Indrajaya menyampaikan sejumlah pesan penting yang berkaitan dengan pembentukan karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu fondasi utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolsek mengajak seluruh siswa untuk membiasakan disiplin sejak dini, mulai dari menghargai waktu, rajin belajar, menaati aturan sekolah, hingga bertanggung jawab terhadap setiap tindakan. Menurutnya, kebiasaan positif yang dibangun selama masa pendidikan akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Tidak hanya soal kedisiplinan, para pelajar juga diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Pengibaran Sang Merah Putih dalam upacara bendera menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan generasi penerus agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman," tambah kapolsek.
AKP Deden juga mengingatkan pentingnya membangun karakter mulia dengan mengedepankan sopan santun, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan antarsesama teman.
"Ia mengimbau para siswa menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, perkelahian, perundungan atau bullying, serta selalu tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,"pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut memberikan perhatian terhadap ancaman perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para siswa diingatkan untuk menjauhi rokok, narkoba, dan segala bentuk pelanggaran hukum. Selain itu, pelajar diminta bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya berita bohong atau hoaks, serta menghindari jeratan pinjaman daring ilegal dan praktik judi online.
"Kapolsek Cikalongwetan juga mengajak para siswa agar tidak takut menyampaikan persoalan yang dihadapi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Para pelajar dapat berkonsultasi dengan guru dan orang tua apabila menghadapi masalah, serta memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi darurat," tandas AKP Deden.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Binmas Iptu Suherman, S.Sos., Kanit Reskrim Iptu Supriadi, S.H., Kasium Aiptu Tedi Iswahyudi, Bhabinkamtibmas Desa Tenjolaut Bripka Yanto Yudiyanto, S.E., Bhabinkamtibmas Desa Cisomang Barat Bripka Arip Jabar Malik, Banit Reskrim Aipda Anggi Luqita P., S.H., M.H., serta staf Polsek Cikalongwetan Emil Cahya. Kepala SMPN 2 Cikalongwetan, Endang Wahyu Widiasari, M.Pd., bersama jajaran guru dan tenaga pendidik menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui program Police Goes to School, diharapkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku menyimpang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif. (Rustandi)







Posting Komentar