Truk Molen Bermuatan 5 Ton Terguling di Kolonel Masturi, Rem Angin Diduga Pecah
Peristiwa tersebut terjadi ketika truk molen bernopol B 9195 SYM melintasi jalur menanjak. Diduga tidak kuat menahan beban berat di tengah kondisi jalan yang menanjak, kendaraan tersebut mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan menjelaskan, berdasarkan dugaan awal, rem angin truk mengalami kerusakan hingga tidak mampu menahan laju kendaraan. Akibatnya, truk mundur ke belakang sebelum akhirnya kehilangan keseimbangan dan terguling.
"Sopir truk diketahui bernama Tediansyah, kelahiran Bandung, 26 Maret 1978, warga Kampung Andir RT 02 RW 02, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sang sopir mengalami luka ringan pada bagian lengan sebelah kanan dan mendapatkan penanganan atas cedera yang dialaminya.
"Meski tidak memakan korban jiwa, badan truk yang melintang menutup seluruh akses jalan sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total. Kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas secara normal," tegas Kompol Donny.
Petugas Polsek Cimahi yang dipimpin Pawas bersama personel piket patroli dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipageran langsung bergerak ke lokasi. Unit Laka Lantas Polres Cimahi juga diterjunkan untuk melakukan penanganan kecelakaan dan pengaturan lalu lintas.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, petugas memberlakukan rekayasa arus lalu lintas. Kendaraan dari arah bawah dialihkan melalui Jalan Cipageran, sementara kendaraan dari arah atas diarahkan melewati kawasan Perumahan Griya Asri Cahaya Cipageran.
"Hingga proses penanganan berlangsung, petugas masih menunggu kedatangan kendaraan crane dari Raja Crane Bu Inar Pasteur untuk mengevakuasi truk molen tersebut. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama," tandas Kompol Donny. (Rustandi)







Posting Komentar