Rukun Warga 06 Kelurahan Cipageran,di Pasok Air Bersih Dari DPKP Cimahi
CIMAHI - SUARAPAKTA.COM || Sekitar 52 ribu warga dari 29 RW Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, terdampak kekeringan, terutama di wilayah pedesaan yang sangat bergantung pada mata air lokal yang kini mengering.
Menurut Kepala Lurah Cipageran, Tirman Witarlan, dampak kekeringan di wilayah tersebut sangat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan udara bersih. Kondisi ini diperparah oleh keringnya mata air.
Tirman menjelaskan bahwa sampai saat ini warga masyarakat kelurahan Cipageran selalu dapat bantuan rutin air bersih dari DPKP dan PDAM telah diberikan kepada enam RW. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat selama masa kekeringan ini," ucapnya.
“Dua kali seminggu, bantuan air bersih rutin diberikan, dan permohonan bantuan sudah dikeluarkan oleh 6 RW di Cipageran, bahkan beberapa RW lainnya juga sudah mengajukan,” terangnya.
Dalam upaya lainnya, BPBD kota Cimahi akan mendistribusikan air bersih melalui toren. Warga kemudian dapat mengambil air dari toren yang disediakan oleh BPBD.
“BPBD akan memberikan bantuan berupa toren. Mereka meminta data RW yang membutuhkan bantuan untuk segera diinformasikan,” jelas Tirman.
Lebih lanjut, Tirman menyebutkan bahwa sekitar 52 ribu warga dari 29 RW terdampak kekeringan, terutama di wilayah pedesaan yang sangat bergantung pada mata air lokal yang kini mengering.
“Dalam kondisi ini, seluruh masyarakat membutuhkan bantuan, khususnya di daerah pedesaan yang sebelumnya mengandalkan mata air lokal yang sekarang sudah kering,” ungkap Tirman.( Rustandi)






Posting Komentar