Penerbit Erlangga Sukses Gelar The Voice Fest 2026 di Bandung
Bandung, Suara Pakta.Com- Penerbit Erlangga sukses mengadakan The Voice Fest 2026 di Bandung. Acara ini menampilkan tiga kategori lomba, yaitu, Lomba Pidato Bahasa Inggris, Bahasa Belanda, dan Paduan Suara. Lomba-lomba ini diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia dan menampilkan kemampuan mereka dalam bidang bahasa.
Di hari kedua, The Voice Fest juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan salah satu daya tarik utama adalah pameran buku dari Penerbit Erlangga yang menampilkan berbagai koleksi literasi. Kehadiran musisi dan kelompok seni ternama seperti Gilang Ramadhan & Friends, Bandung Jazz Orchestra, hingga Lalahuta semakin menguatkan Braga sebagai ruang publik yang merayakan suara, bahasa, dan kreativitas secara inklusif.
Ajang The Voice Fest at Braga 2026 dinilai oleh jajaran juri dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi hingga praktisi seni. Mereka di antaranya Buyung Alfian Noris Sudrajat (British Council), Atin Novita Handayani (Kepala Cabang LIA Bandung), Septo Adi Kristanto (Jakarta Youth Choir), Shahnaz Haque (Public Figure), Rina Slamet (Erasmus Huis), serta Dr. Indira Ismail, M.A. dari Universitas Indonesia.
Buyung Alfian Noris Sudrajat sebagai juri English Speech Competition, mengatakan bahwa menilai penampilan 10 peserta dari 9 universitas di Pulau Jawa sangat ketat.
Mereka lolos dari 800 peserta yang mendaftar selama proses kualifikasi awal. Ada tiga aspek yang dinilai, yaitu speech development, delivery, dan language.
"Buyung menyatakan bahwa kesulitan terbesar adalah melihat penampilan peserta secara balance. "Karena teman-teman yang peserta itu mereka topiknya sedikit berbeda, jadi penguasaan akan materinya itu sangat berpengaruh," katanya.
Buyung menambahkan bahwa peserta yang sudah memiliki konten yang bagus dapat terganggu oleh stage fright atau nervous, tambahnya.
"Untuk Grand Final, peserta diacak dan mendapatkan tema baru dengan waktu persiapan hanya satu malam, terang Buyung.
Buyung menegaskan, peserta tidak boleh memilih topik yang sudah mereka bawakan sebelumnya. "Mereka harus membuat speech baru," katanya.
"Dengan demikian, saya berharap bahwa English Speech Competition dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri peserta,"tutupnya.
Sementara itu Dr. Lestari Manggong, juri English Speech Competition, Dr. Lestari Manggong, mengungkapkan bahwa penampilan peserta sudah bagus, namun ada beberapa hal yang membuat mereka kesulitan dalam menilai.
"Semuanya sudah bagus, hanya saja ada hal-hal yang sedikit kurang dari yang lainnya," katanya.
Dr. Lestari menyatakan bahwa kepercayaan diri peserta sangat penting dalam penampilan mereka. "Ketika delivery speech nya itu sudah bagus, sudah confident, maka itu sangat berpengaruh," ujarnya.
Tema yang dibawakan peserta di Grand Final adalah salah satu dari lima tema yang sudah ditentukan oleh panitia, yaitu Social Media, FOMO, Buku, AI, dan tema lainnya.
Dr. Lestari menyatakan bahwa tema tersebut ditentukan oleh juri untuk masing-masing finalis.
"Dengan demikian, juri berharap bahwa English Speech Competition dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri peserta. Penilaian juri sangat ketat, namun mereka yakin bahwa peserta sudah memiliki kemampuan yang baik,"pungkasnya.
Pemenang Paduan suara PSM "Swara Wadhana" -Universitas Negeri Yogyakarta yang di sampaikan Carissa Aeryn Christer ucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan berkompetisi di Voice Fest 2026.
"Luar biasa banget, terima kasih buat teman-teman di sini yang sudah berusaha juga," katanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, penyelenggara, juri, dan semua orang yang terlibat dalam kompetisi yang digelar oleh Penerbit Erlangga.
"Kami sangat bersyukur pernah berkompetisi di Voice Fest Braga tahun 2026," ujarnya.
Harapannya untuk acara ini ke depan adalah tetap menjadi Voice Fest yang bergengsi dan lingkungan kompetisi yang sehat.
"Tetap menjadi lingkungan kompetensi yang bergengsi untuk mahasiswa lainnya bagaimana mahasiswa-mahasiswa dapat berprestasi di bidang-bidang yang mungkin tidak terduga sebelumnya,"pungkasnya. (Rustandi)








Posting Komentar