Wali Kota Cimahi Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Pengelolaan Pemakaman
Cimahi, Suara Pakta.Com- Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam pengelolaan pemakaman di Kota Cimahi. Hal ini disampaikan dalam sambutannya yang di Wakil kepala Dinas DPKP Amy Pringgo Mardhani ST.MT, pada acara Sosialisasi Optimalisasi Lahan dan Mekanisme Pengelolaan UPTD Pemakaman yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jum'at (13/02/2026)
Amy Pringgo Mardhani mengatakan bahwa pengelolaan pemakaman tidak hanya menyangkut aspek teknis semata, namun juga menyentuh nilai kemanusiaan, sosial, dan ketertiban kehidupan bermasyarakat.
"Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat agar pengelolaan pemakaman dapat dilaksanakan secara tertib dan adil," tegas Amy.
Seiring dengan perkembangan kota dan dinamika jumlah penduduk, kebutuhan akan lahan pemakaman menjadi tantangan yang perlu dikelola secara terencana dan bertanggung jawab.
"Keterbatasan luas wilayah menuntut pemerintah untuk mengelola lahan pemakaman secara lebih efektif, tanpa mengurangi nilai kepatutan dan kehormatan bagi setiap warga," tambah Amy.
Pemerintah Kota Cimahi telah melakukan inovasi dan transformasi dalam pelayanan publik, termasuk pengelolaan pemakaman, dengan memanfaatkan teknologi informasi.
"Salah satu contoh adalah hadirnya sistem informasi pelayanan pemakaman secara online dan terpadu (SEMALAMAN RINDU), yang digunakan untuk mempermudah pengurusan pemakaman di Kota Cimahi," ucap Amy.
Amy berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini, dapat terbangun pemahaman yang sama antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan,
"Sehingga pengelolaan pemakaman di Kota Cimahi dapat berjalan secara tertib, humanis, dan berkelanjutan,"tutup Amy Pringgo Mardhani.
Kepala UPTD Pemakaman, Dian Rohimat, S.Sos, M.IP, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para Ketua RW mengenai optimalisasi pemanfaatan lahan pemakaman serta mekanisme pengelolaan UPTD Pemakaman sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
"Pemakaman sebagai bagian dari prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) memiliki peran penting dalam pelayanan dasar kepada masyarakat," ujar Dian.
Seiring dengan keterbatasan lahan serta meningkatnya kebutuhan pelayanan pemakaman, diperlukan pemahaman yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat kewilayahan di tingkat RW.
"Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para Ketua RW mengenai optimalisasi lahan pemakaman dan mekanisme pengelolaan UPTD Pemakaman, serta mendorong peran aktif Ketua RW dalam mendukung tertib administrasi dan pengelolaan pemakaman di wilayah masing-masing,"pungkas Dian.







Posting Komentar