Kuncen Pemakaman Cimahi Terima Pembinaan dan Dukungan dari Pemkot
Cimahi,Suara Pakta.Com- UPTD Pemakaman Kota Cimahi menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan 1 para Kuncen berlangsung di aula gedung C. Acara ini dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Nuryana, mewakili Wakil Wali Kota Cimahi, Adthitia Yudistira.
Tampak hadir pula Kepala DPKP, Pringgo Mardhani, dan Kepala UPTD, Dian Rohimat, pada Jum'at (13/03/2026). Dalam sambutannya, Kepala DPKP Pringgo Mardhani mengatakan, Monitoring Evaluasi Per Triwulan bagi para kuncen bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan para kuncen pemakaman yang memiliki peran penting dalam pelayanan pemakaman kepada masyarakat.
"Ia menambahkan, kegiatan ini sebagai sarana pembinaan koordinasi serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas para kuncen TPU di wilayah Kota Cimahi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan koordinasi dan komunikasi, melakukan monitoring dan evaluasi, memberikan pembinaan serta arahan, meningkatkan kualitas pelayanan pemakaman, dan memberikan perhatian dan dukungan para kuncen," kata Kepala DPKP Pringgo Mardhani dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga memberikan perhatian dan dukungan para kuncen melalui pemberian paket sembako dan vitamin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan kesehatan para kuncen.
"Pringgo Mardhani berharap, para kuncen dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemakaman kepada masyarakat," tutupnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Nuryana, mengatakan Pemerintah Kota Cimahi sangat mengapresiasi dan menghargai peran para kuncen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemakaman.
"Mereka memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat, mudah, dan responsif,"ujar Ahmad.
Lebih lanjut Ahmad menyatakan bahwa, Retribusi pemakaman telah ditiadakan, sehingga tidak lagi menjadi pendapatan asli daerah.
"Namun, kata Ahmad, biaya gali masih menjadi tanggung jawab keluarga yang berduka. Pemerintah kota belum bisa menyediakan anggaran untuk memberikan honor kepada penggali kubur, sehingga hal ini diserahkan kepada keikhlasan keluarga yang berduka,", tuturnya.
Tugas para kuncen adalah menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan di pemakaman. Proses administrasi pemakaman harus berjalan lancar dan tidak berbelit-belit, karena masyarakat yang datang biasanya sudah berada dalam keadaan emosional yang berat," tambahnya.
Monitoring dan evaluasi ini adalah kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung dari para kuncen tentang kondisi di lapangan. Kami ingin tahu apa saja tantangan dan kendala yang dihadapi, serta apa kebutuhan yang perlu diperbaiki.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi telah diinstruksikan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat, mudah, dan responsif.
Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Salah satunya adalah melalui inovasi layanan digital Semalaman Rindu. Ini adalah langkah maju dalam memudahkan masyarakat mengurus administrasi pemakaman," terang Ahmad.
Dengan Semalaman Rindu, masyarakat dapat mengurus administrasi pemakaman secara online, sehingga lebih mudah dan efisien.
"Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak. Semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Cimahi,"tutup Ahmad. (Rustandi)










Posting Komentar