Pasien Keracunan MBG di Cimahi Sudah Pulang, Satu Masih di Rawat
Cimahi, Suara Pakta.Com– Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Mulyati pastikan pasien yang mengalami keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mulai pulang dari rumah sakit.
Hanya satu orang yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cibabat. "Pasien yang dirawat dari Rumah Sakit Dustira dan Rumah Sakit Mitra Kasih sudah pulang semua. Di Rumah Sakit Cibabat tinggal satu orang," kata Mulyati saat ditemui, Senin (02/03/2026)
Mulyati paparkan, pasien yang masih dirawat baru masuk pada hari Kamis, bukan karena kondisi yang paling parah. Pasca kejadian tersebut, Dinkes akan gencar melakukan sosialisasi dan penegakan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi seluruh SPPG di kota tersebut.
"Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa. Berdasarkan data Dinkes, belum seluruh SPPG di Cimahi memiliki Surat Keterangan Layak Hidup Sehat (SLHS), ujar Mulyati.
Sebagian besar ada 30 lebih yang sudah memiliki SLHS, tetapi sisanya masih berproses dengan Dinkes. Untuk kasus pelanggaran seperti yang terjadi, Dinkes bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penegakan sanksi,"tambanya.
"SPPG yang terlibat kejadian sudah ditutup sementara dan baru akan dapat beroperasi kembali setelah memenuhi seluruh persyaratan dan mendapatkan persetujuan dari BGN. Tim investigasi dari BGN sudah turun ke Cimahi pada hari Jumat sore lalu, melakukan pemeriksaan di sekolah, rumah sakit, dan SPPG terkait.
Sampai saat ini, penyebab pasti keracunan belum dapat dipastikan karena hasil pemeriksaan laboratorium masih dalam proses. Mulyati menyebut, sampel dari menu makanan pada hari Senin, Selasa, dan Rabu telah diajukan ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan juga diperiksa oleh Polres Cimahi.
"Mulyati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi aturan kesehatan untuk mencegah kejadian serupa. Dinkes Cimahi terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani kasus keracunan ini,"pesannya.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari Dinkes Cimahi. Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat keluar dalam waktu seminggu ini.
"Dengan demikian, Dinkes Cimahi dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya untuk menangani kasus keracunan ini," tandas Mulyati. (Rustandi)





Posting Komentar